5 Film Ini Borong 6 Piala Oscar Bahkan Lebih tapi Gagal Raih Gelar Best Picture, Sayang Sekali

Jelang malam puncak Piala Oscar 2021, Senin (26/4/2021) waktu Indonesia, mulai hari ini kami hadirkan laporan khas serba-serbi Academy Awards.

oleh Wayan DianantoDiperbarui 20 April 2021, 23:51 WIB
Jelang malam puncak Piala Oscar 2021, Senin (26/4/2021) waktu Indonesia, mulai hari ini kami hadirkan laporan khas serba-serbi Academy Awards. (Foto: Dok. Instagram @TheAcademy)

Liputan6.com, Jakarta Malam puncak Academy Awards ke-93 alias Oscar 2021 tinggal menghitung hari. Penghargaan Piala Oscar akan digelar di Los Angeles, AS, Senin (26/4/2021) waktu Indonesia. Sejumlah prediksi bermunculan. Bisa jadi, Anda telah punya jagoan sendiri.

Jelang pengumuman Piala Oscar, mulai Selasa (20/4/2021), Showbiz Liputan6.com merilis laporan khas fakta unik dan serba-serbi ajang bergengsi ini. Kami awali dengan mereka yang memborong setengah lusin Piala Oscar atau lebih tapi gagal meraih Film Terbaik.

Yang masih segar di ingatan tentu tragedi salah amplop La La Land. Tahukah Anda, dalam 93 kali penyelenggaraan hanya ada 5 film yang meraih enam Piala Oscar atau lebih tapi tak diakui sebagai Film Terbaik alias Best Picture? Mari kita simak.


1. Cabaret (1972)

Poster film Cabaret. (Foto: Dok. ABC Pictures/ Allied Artists/ IMDb)

Jika Anda berpikir La La Land adalah yang paling tragis karena di-PHP-in komite Academy Awards sebagai Film Terbaik, pikirkan lagi. Pada 1973, ada kisah yang lebih tragis. Cabaret karya Bob Fosse yang meraih 10 nominasi Oscar dan menang 8, gagal jadi Film Terbaik.

Makin pilu karena sebelumnya, Cabaret ditetapkan sebagai Film Terbaik BAFTA dan Film Musikal atau Komedi Terbaik di Golden Globes. Lantas apa film terbaik Oscar tahun itu? The Godfather karya the one and only, Francis Ford Coppola. Oke sip, no debate.


2. Star Wars (1977)

Poster film Star Wars. (Foto: Dok. Lucas Films/ 20th Century Fox/ IMDb)

Star Wars bukti autentik betapa perkembangan teknologi ikut membentuk industri sinema. Kisah perang bintang di tangan sineas George Lucas sukses mencetak sejarah. Dengan biaya produksi 11 juta dolar AS, film ini meraup laba kotor 775 juta dolar AS.

Ini masih ditambah enam Piala Oscar plus penghargaan khusus untuk efek suara alien, robot, dan makhluk luar angkasa kreasi Benjamin Burtt Jr. Prestasi ini tak membuat komite Academy Awards rela menyerahkan piala Film Terbaik buat Star Wars. Yang menang kala itu, Annie Hall.


3. Gravity (2013)

Poster film Gravity. (Foto: Dok. Warner Bros. Pictures/ IMDb)

Oleh mayoritas kritikus Gravity dianggap pencapaian teknis. Namun diragukan untuk jadi film terbaik. Bisa jadi karena naskahnya “hanya” mengisahkan upaya manusia bertahan di luar angkasa lalu kembali ke Bumi. Harus diakui Gravity merupakan trend setter.

Lanjut Baca:

Setelahnya, ada Insterstellar dan The Martian, yang melenggang ke bursa Oscars. Gravity meraih tujuh Piala Oscar kategori teknis. Tak dinominasikan untuk Skenario Terbaik. Mungkin ini yang memberatkan langkahnya sebagai Film Terbaik. Ia dikalahkan 12 Years A Slave.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya