Top 3 Tekno: YouTube Ungkap Persyaratan Bila Blokir Kanal Donald Trump Ingin Dibuka

Berita tentang persyaratan yang diajukan CEO YouTube, Susan Wojcicki, bilamana blokir kanal Donald Trump dibuka mencuri perhatian pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (5/3/2021).

oleh YusliansonDiterbitkan 06 Maret 2021, 11:00 WIB
Ilustrasi Youtube (Photo by NordWood Themes on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - YouTube berencana untuk membuka blokir terhadap kanal milik Donald Trump, namun hal tersebut dapat dilakukan bisa syarat tertentu dipenuhi.

Berita tentang persyaratan yang diajukan CEO YouTube, Susan Wojcicki, bilamana blokir kanal Donald Trump dibuka mencuri perhatian pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (5/3/2021).

Pembaca juga tertarik membaca artikel tentang ekosistem IoT milik Samsung, dan perusahaan induk TikTok ingin membuat aplikasi pesaing Clubhouse.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. YouTube Mau Buka Blokir Kanal Donald Trump, Asalkan...

Mantan Presiden Donald Trump tampil di CPAC 2021. Dok: AP Photo/John Raoux

YouTube mau membuka blokir kanal (channel) milik Donald Trump, tapi ada syaratnya.

CEO YouTube Susan Wojcicki mengatakan, YouTube akan membuka blokir atas Donald Trump jika risiko kekerasan yang ditimbulkan Donald Trump berkurang. Demikian dikutip dari The Verge, Jumat (5/3/2021).

Sekadar informasi, kanal Donald Trump dibekukan pada Januari 2021. Pasalnya, Donald Trump mengajak para pendukungnya untuk memprotes hasil Pilpres AS 2020 seminggu sebelum demonstrasi berujung kekerasan di Gedung Capitol, Washington DC.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2. Wawancara: Samsung dan Ekosistem IoT Terbuka

Jaeyon Jung, VP & Head of SmartThings Team, Samsung Mobile saat menjadi Keynote Speaker di Samsung Developer Conference 2018 (SDC18). Kredit: Samsung

Sejak beberapa tahun belakangan perangkat yang saling terhubung atau connected devices telah diprediksi akan menjadi tren.

Dalam hal ini perusahaan teknologi pun berlomba-lomba menghadirkan produk dan layanan mereka, tak terkecuali Samsung.

Salah satu produk teknologi perusahaan asal Korea Selatan itu adalah SmartThings.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3. Perusahaan Induk TikTok Mau Bikin Aplikasi Pesaing Clubhouse

Clubhouse (sumber: Unsplash)

Perusahaan induk TikTok, ByteDance, dikabarkan akan membuat aplikasi audio chat pesaing Clubhouse. Menurut Reuters, informasi berasal dari dua orang dalam yang mengaku tahu tentang hal tersebut.

Dikutip dari Gizchina, Jumat (5/3/2021), aplikasi Clubhouse sendiri sudah diblokir di Tiongkok pada awal Februari 2021.

Sejak itu, banyak perusahaan teknologi setempat yang memutuskan untuk membuat aplikasi alternatif Clubhouse.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Why)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya