5 Pesepak Bola Dunia yang Sulit untuk Dibenci

Meski sebagian besar pesepak bola dipuja oleh penggemarnya dan dicemooh orang lain, pemain-pemain ini membuat siapa pun sulit untuk membenci mereka.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 26 Januari 2021, 07:30 WIB
Pemain Chelsea N'Golo Kante (tengah) berusaha melewati pemain Newcastle United Joelinton (kiri) dan Jamaal Lascelles (kanan) pada pertandingan Liga Inggris di St James' Park, Newcastle, Inggris, Sabtu (18/1/2020). Newcastle United menang 1-0. (Lindsey Parnaby/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi pesepak bola profesional adalah urusan yang rumit. Anda bisa menjadi pahlawan dalam satu minggu dan penjahat di minggu berikutnya.

Pesepak bola bisa mencetak gol dan kemudian membuat kesalahan sehingga gawang tim sendiri dapat dibobol lawan. Dari pahlawan bisa menjadi penjahat dalam sembilan puluh menit.

Di era media sosial yang intens saat ini, penggemar sepak bola mencoba menggali keburukan tentang musuh mereka. Opini pun terbentuk dalam hitungan detik dan menjadi pesepak bola bisa sangat menegangkan.

Namun, ada beberapa pesepak bola yang membuat mereka mustahil untuk dibenci. Hal ini karena cara mereka berperilaku baik di dalam maupun luar lapangan.

Berikut 5 persepak bola yang dipuja oleh semua orang seperti dikutip dari Sportskeeda.

 

 

Load More

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini


5. David Silva

1. David Silva (Manchester City, 2010-2020). Memperkuat Manchester City dalam 309 penampilan. Meraih 4 gelar Premier League, 5 piala Liga, 2 Piala FA dan 2 Community Shield. Sosok gelandang elegan dan Spaniard pertama yang mampu mempertahankan gelar Premier League. (AFP/Glyn Kirk)

Legenda Manchester City David Silva adalah salah satu pesepak bola yang paling dipuja di dunia. Tak hanya sebagai pemenang dan salah satu gelandang terbaik di generasinya, dia menjalankan kariernya tanpa tanpa membuat kontroversi.

Silva, bersama Kevin De Bruyne, membentuk salah satu kemitraan lini tengah paling mematikan yang pernah ada di Liga Inggris. Jarak umpan, kreativitas, dan pemikiran cepatnya menjadikannya pemain yang didambakan oleh penggemar di semua klub sepak bola.

Pemain berjuluk El Mago ini bergabung dengan Manchester City ketika menjalankan proyek baru. Dia memutuskan untuk tetap bertahan, sementara sebagian besar pemain ingin pindah ke klub yang lebih besar seperti Real Madrid atau Barcelona.

City yang kita lihat hari ini banyak berterima kasih kepada pemain Spanyol itu. Karena, kontribusinya yang meletakkan dasar bagi mereka untuk tumbuh menjadi salah satu kekuatan paling menakutkan di Eropa.

David Silva diberi perpisahan sebagai pahlawan di Manchester City musim panas lalu saat ia akhirnya pindah kembali ke negara asalnya bersama Real Sociedad pada usia 34.

 

 


4. Juan Mata

8. Juan Mata - Gelandang Man United tersebut mampu tampik apik di posisi Gelandang serang. Namum dirinya harus bersaing ketat dengan pemain yang jauh lebih enerjik macam Isco dan Wonderkid Marco Asensio. (AFP/Paul Ellis)

Juan Mata adalah salah satu orang terbaik di sepak bola. Gaya permainannya mirip dengan David Silva, kariernya tidak sarat trofi tetapi akan terus menjadi salah satu pemain paling dikagumi di Manchester United belakangan ini.

Lanjut Baca:

Mata mulai memenangkan hati penggemar dengan blognya yang akan diperbarui setelah setiap laga dan keluar dengan mengirimkan pelukan virtual kepada semua orang. Orang Spanyol yang bersuara lembut itu memberi kami banyak alasan untuk tidak membencinya. Apakah itu memuji pemain klub saingannya, Mesut Ozil, saat mengalami fase buruk atau membantu kit-man dan stafnya dengan cucian yang berantakan atau selalu bersikap terhadap pemain lawan, rekan satu tim, drtys pemain akademi. Sulit untuk menemukan pesepakbola yang lebih baik dan lebih sopan daripada Mata.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya