Liputan6.com, Bogor: Sekitar 250 pelajar se-Kota Bogor yang tergabung dalam Organisasi Rohani Islam (ROHIS), Ahad (23/9), menggelar aksi protes atas pernyataan sebuah tayangan televisi yang menyebut Rohis sebagai sarang teroris.
Mereka menuntut manajeman televisi tersebut meminta maaf atas pemberitaan yang dianggap dapat menggiring opini negatif masyarakat terhadap Rohis.
Para pelajar membawa spanduk bertuliskan "Rohis bukan sarang teroris" dan kecaman terhadap sebuah televisi swasta nasional tersebut. Selain berorasi, mereka juga membagikan beberapa bunga kepada para pengendara dan polisi, sebagai wujud tanda duka cita terhadap televisi swasta nasional tersebut.
Mereka menuntut manajeman televisi tersebut meminta maaf atas pemberitaan yang dianggap dapat menggiring opini negatif masyarakat terhadap Rohis.
Para pelajar membawa spanduk bertuliskan "Rohis bukan sarang teroris" dan kecaman terhadap sebuah televisi swasta nasional tersebut. Selain berorasi, mereka juga membagikan beberapa bunga kepada para pengendara dan polisi, sebagai wujud tanda duka cita terhadap televisi swasta nasional tersebut.
Aksi juga dilakukan ratusan pelajar anggota Rohis lain di sejumlah daerah di Indonesia secara serempak hari Ini, Ahad (23/9). Begitu pula di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta Pusat, ribuan pelajar yang tergabung dalam Rohis juga melakukan aksi yang sama. (ALI)