5 Alasan Mengapa Kylian Mbappe Ingin Gabung Real Madrid

Bintang Paris Saint Germain (PSG), Kylian Mbappe memiliki hasrat untuk hijrah ke Real Madrid demi mendapatkan banyak gelar

oleh Liputan6.comDiterbitkan 15 September 2020, 19:30 WIB
Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, tiba di lapangan saat mengikuti sesi latihan jelang laga UEFA Nations League di Paris, Senin (7/9/2020). Pemain muda PSG itu akan absen melawan Kroasia karena dinyatakan positif terjangkit COVID-19. (AFP/Franck Fife)

Liputan6.com, Jakarta Kylian Mbappe sudah tiga musim membela Paris Saint Germain (PSG). Namun, ia merasa tidak bisa berkembang apabila tetap bertahan di Parc de Princes.

Kylian Mbappe bertekad untuk menjadi yang terbaik di antara para pemain top dunia. Ia ingin mengubah arah karier sepak bolanya dan bergabung bersama tim yang bisa membawanya menuju kesuksesan.

Seperti dilaporkan The Times, Mbappe telah memberi tahu Manajemen PSG terkait keinginannya untuk meninggalkan klub musim panas tahun depan. Mbappe mempertimbangkan Real Madrid untuk menjadi destinasi selanjutnya.

Pemain berusia 21 tahun tersebut beralasan bahwa Madrid bisa membawa dirinya untuk berdiri pada level selanjutnya. Sebagai anak muda, Mbappe ingin meraih prestasi sebanyak mungkin, khususnya prestasi personal.

Ini seperti sebuah sikap tegas yang dilontarkan Kylian Mbappe kepada PSG. Ia merasa PSG tidak bisa memenuhi hal tersebut dan timbul sederet alasan bahwa dirinya ingin bergabung bersama Los Blancos.

Simak Video Kylian Mbappe Berikut Ini


Kekaguman pada Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengangkat trofi juara La Liga musim 2019/2020 usai timnya mengalahkan Villarreal pada laga lanjutan La liga di Estadio Alfredo Di Stefano, Jumat (17/7/2020) dini hari WIB. (AFP/Gabriel Bouys)

Sejak kecil Mbappe sangat mengidolakan Zinedine Zidane. Ia sangat kagum kepada pemain berkepala plontos ini karena Ayahnya selalu menceritakan kehebatannya waktu itu.

Ayahnya selalu berbicara mengenai kehebatan Zidane saat membela Prancis pada Piala Dunia 1998. Saat itu pemain yang akrab disapa Zizou ini menyumbang dua gol untuk kemenangan Prancis dan menjadi pahlawan dalam laga final melawan Brasil.

Mendengar cerita kehebatan Zidane, Mbappe kecil bertekad untuk menjadi pemain bola yang sama hebatnya seperti Zizou. Oleh karena itu, Mbappe memiliki alasan tersendiri kenapa ingin berlabuh di Los Blancos.


Liga Champions

Logo Liga Champions (Ilustrasi stadion)

Mbappe sudah mencicipi empat edisi Liga Champions sejak 2017. Pertama bersama AS Monaco dan hanya mampu mencapai laga semifinal Liga Champions.

Kemudian, tiga edisi berikutnya bermain bersama raksasa Paris dan belum juga berhasil mengangkat piala ‘Si Kuping Besar’. Meskipun, ia nyaris mendapatkannya apabila bisa bermain lebih baik pada laga Final Liga Champions musim 2019/20 lalu.

Mbappe tidak ingin menunggu lebih lama lagi untuk bisa menjadi juara dalam ajang paling bergengsi di Eropa ini, Ia tahu bahwa Madrid merupakan raja dalam kompetisi ini dan menjadi tim ideal untuk memberinya gelar.

Lanjut Baca:

Setiap pemain top eropa memiliki mimpi untuk mendapat penghargaan ini. Termasuk Mbappe, ia berhasrat untuk menjadi pemain terbaik dan meraih penghargaan Ballon d’Or suatu saat nanti. Namun, ada yang mengatakan bahwa peraih Ballon d’Or kebanyakan berasal dari pemenang Liga Champions. Kegagalan PSG dalam ajang ini selama tiga tahun berturut-turut membuat kesempatan dirinya meraih penghargaan ini semakin kecil. Real Madrid memiliki rekor hebat dalam menghasilkan pemenang Ballon d'Or; mulai dari Zidane, Ronaldo, Luis Figo, Cristiano Ronaldo dan terakhir ada nama Luka Modric yang mendapat penghargaan ini pada tahun 2018 lalu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya