Permohonan Maaf dan Nasihat Camat di Makassar Usai Dinyatakan Positif Covid-19

Benar yang bersangkutan terkonfirmasi positif.

oleh Liputan6.com diperbarui 12 Jul 2020, 00:30 WIB
Salah satu sampel saat Swab Test COVID 19 oleh petugas Puskesmas Kecamatan Gambir di kawasan jalan Juanda, Jakarta, Selasa (16/6/2020). Tes Swab untuk mencari warga positif Covid-19 tanpa gejala ini menyasar petugas PPSU dan para pedagang Pasar Ceylon. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Makassar - Salah seorang camat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dikabarkan terpapar Coronavirus Disease (COVID-19) melalui pernyataannya yang beredar luas di media sosial usai menjalani tes swab atau tes usap.

"Benar yang bersangkutan terkonfirmasi positif," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan COVID-19 Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Ismail Hajiali, Sabtu (11/7/2020).

Camat tersebut diketahui bertugas di Kecamatan Panakkukang, bernama Muh Thahir Rasyid. Melalui pernyataannya di media sosial, ia meminta seluruh staf atau pegawai lingkup kecamatan maupun kelurahan yang pernah kontak dengannya agar segera melakukan tes cepat serta melaksanakan isolasi mandiri, dilansir Antara.

"Bismillah, dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf kepada seluruh staf kecamatan dan kelurahan yang pernah kontak dengan saya agar segera periksakan diri di puskesmas terdekat, (Tabe, pak lurah dan bu lurah agar fasilitasi semua stafnya)," tulisnya.

"Karena hasil lab saya positif dan harus mengikuti isolasi. Mohon maaf. Adakah rekan-rekan yang seminggu ini ke kantor Camat Panakkukang dengan berbagai macam keperluan? Klo ada saya sarankan isolasi mandiri yah," tambah dia.

Saat dikonfimasi soal kabar tersebut, Camat Panakkukang Thahir Rasyid enggan merespon, begitupun saat diberikan pesan melalui media sosial, tidak dibalas.

Pejabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin yang dikonfimasi melalui ponsel soal ada pejabatnya yang terkonfimasi positif COVID-19, belum merespon.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya