9 Pesepak Bola Berdarah Indonesia di Eropa yang Enggan Menjadi WNI, Ada Sidoel

Banyak pemain sepak bola berdarah Indonesia yang tersebar di Eropa, termasuk Darren Sidoel dan Emil Audero.

oleh Gregah NurikhsaniDiterbitkan 08 Juli 2020, 19:25 WIB
Kolase - Pemain yang Memilki Keturunan Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta- Banyak pemain sepak bola berdarah Indonesia yang tengah berkarier di Eropa, termasuk Darren Sidoel dan Emil Audero. Namun, nyaris tidak ada yang mau menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Beberapa di antaranya memutuskan untuk menjadi WNI. Sebut saja Stefano Lilipaly. Itupun akhirnya ia memutuskan untuk melanjutkan karier di Indonesia, tepatnya bersama Bali United.

Saat ini, ada Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri yang berkarier di Eropa. Witan bermain untuk klub asal Serbia, FK Radnik Surdulica. Sementara Egy hingga berita ini turun masih berseragam Lechia Gdansk.

Radja Nainggolan dan Giovanni van Bronckhorst mungkin menjadi dua nama yang paling tenar. Radja memilih berkewarganegaraan Belgia, sementara Van Bronckhorst yang sudah pensiun melegenda bersama Timnas Belanda.

Berikut ini Bola.com merangkum sembilan pesepak bola berdarah Indonesia yang memilih untuk tidak menjadi WNI.

Video


Benjamin van Leer

Benjamin van Leer, dilansir dari laman Transfermarkt, sebetulnya berstatus dual citizenship alias kewarganegaraan ganda, yakni Belanda dan Indonesia. Ia juga masih bisa membela Timnas Indonesia karena belum pernah bermain untuk Timnas Belanda senior.

Hingga berita ini turun, Benjamin van Leer yang berdarah Indonesia itu masih tercatat sebagai warga negara Belanda.

Mantan kiper Ajax Amsterdam yang mulai musim depan merumput bersama Sparta Rotterdam itu juga pernah dikaitkan dengan Persebaya. Namun, hal itu dibantah oleh agennya, Mustapha Nakhli, kepada Ajax Show Time.

"Tidak betul itu. Tidak pernah ada kontak dari manajemen Persebaya Surabaya," ujar Mustapha di Belanda awal Juni 2019.


Navarone Foor

Pesepak bola keturunan Indonesia berikutnya yang (pernah) merumput di Eropa adalah Navarone Foor. Saat ini, ia berstatus pemain Ittihad Kalba, klub asal Uni Emirat Arab.

Meski belum memutuskan untuk menjadi WNI, Navarone Foor mengaku tertarik bermain di Indonesia. Kepada Vice, pemain berusia 28 tahun itu mengemukakan ketertarikannya.

"Di Indonesia ada beberapa keluarga saya, mudah-mudahan suatu hari nanti keinginan saya bermain di sana bisa terwujud," kata Foor.

"Saya beberapa kali menghubungi Melvin Platje. Saya dengar dia punya karier bagus di Bali United. Nanti akan sama-sama kita tahu. Tapi, buat saat ini, saya fokus bersama Ittihad Kalba," ujarnya lagi.

Lanjut Baca:

Sosok Joey Suk pernah menjadi bahan pembicaraan pada 2011 lalu. Ketika itu, gelandang kelahiran Deventer, 8 Juli 1989 ini akan dinaturalisasi oleh PSSI bersama tiga pemain lainnya, Diego Michiels, Stefano Lilipaly, dan Ruben Wuarbanaran. Saat proses naturalisasi ketiga pemain itu rampung, Joey Suk malah pulang ke Belanda. Saat itu, penyebab dirinya membatalkan niat untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) belum terungkap. "Saya masih terlalu muda saat itu (Joey Suk baru berusia 21 tahun pada 2011) dan masih ingin berkarier di Belanda. Sekarang, saya punya lebih banyak pengalaman," kata Joey Suk kepada Bola.com.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya