Dua Perwira TNI Tewas di Aceh Selatan

Dua orang perwira TNI Angkatan Darat tewas dalam dua peristiwa terpisah di Aceh Selatan. Sementara di Aceh Utara, dua sekolah, sebuah kantor serta satu unit mobil dibakar.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Oktober 2002, 14:44 WIB
Liputan6.com, Trumon: Konflik di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam tak kunjung padam. Selasa (8/10) malam, dua orang perwira TNI Angkatan Darat tewas dalam dua peristiwa terpisah di Aceh Selatan. Komandan Satuan Tugas Penerangan korps TNI Mayor Infanteri Zainal Muttaqin menyatakan, Letnan Satu Dedy Hermansyah tewas beberapa saat setelah tiba di rumah sakit. Ia tertembak saat mengawal Bupati Aceh Selatan Muchsalmina Ali yang sedang melakukan perjalanan darat dari Tapak Tuan menuju Medan, Sumatra Utara. Saat tiba di kawasan Jambo Daleh, Kecamatan Trumon, rombongan diserang anggota Gerakan Aceh Merdeka.

Peristiwa kedua terjadi di Bukit Kapur, Trumon, Aceh Selatan. Diperkirakan lebih dari 30 personel GAM menyerang pos militer di kaki bukit yang ditempati pasukan TNI di bawah kendali operasi Batalyon 512 Komando Daerah Militer V Brawijaya. Akibat penyerangan itu, Lettu Didit Hermanto tewas.

Beberapa waktu silam, Bhayangkara Satu Polisi Udin, anggota Brigade Mobil Resimen III Jakarta di Keude Geurugok, Bireun, tewas ditembak dua anggota GAM saat membeli makanan di sebuah warung. Akibat penembakan itu, rekan-rekan Udin datang untuk memberi bantuan. Sebanyak 39 rumah dan 24 sepeda motor pun ludes terbakar akibat aksi balasan itu [baca: Seorang Brimob Tewas, Puluhan Rumah Dibakar].(PIN/Mukhtaruddin Yacob dan Ferry Efendi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya