5 Pesepak Bola yang Dilatih Mantan Rekan Setim

Hal ini merupakan bukti segala sesuatunya bisa terjadi dalam sepak bola.

oleh Hendry WibowoDiterbitkan 08 Juni 2020, 10:10 WIB
Pelatih Chelsea, Frank Lampard (kiri) berjabat tangan dengan bek Cesar Azpilicueta usai pertandingan melawan MU pada pertandingan perdana Liga Inggris di Old Trafford (11/8/2019). MU menang telak 4-0 sekaligus menjadi mimpi buruk bagi debut Frank Lampard bersama Chelsea. (AFP Photo/Oli Scarff)

Jakarta - Semua hal bisa terjadi dalam sepak bola, mulai di dalam maupun luar lapangan. Satu di antaranya ialah pesepak bola yang dilatih mantan rekan setimnya dulu.

Fenomena tersebut bisa dibilang sudah sering terjadi di sepak bola dalam beberapa musim terakhir. Tak terlalu banyak pelatih yang merekrut mantan rekan setimnya.

Tentunya ada banyak pertimbangan. Salah satunya tentu saja sang pelatih sudah mengenal kualitas dan kepribadian sang pemain.

Selain itu, ada pula pesepak bola yang belum hengkang saat seorang pelatih tersebut kembali ke mantan klubnya. Siapa saja kira-kira pesepak bola yang dilatih mantan rekan setimnya?

Berikut  5 pesepak bola yang pernah atau sedang dilatih mantan rekan setimnya.


1. Cesar Azpilicueta dan Frank Lampard

Cesar Azpilicueta (262 laga) Bek berusia 30 tahun ini telah membela Chelsea dari tahun 2012 hingga sekarang. Azpilicueta memiliki 262 laga bersama The Blues di pentas Premier League. (AFP/Glyn Kirk)

Cesar Azpilicueta mulai bergabung dengan Chelsea pada 2012. Saat Azpilicueta bergabung, Frank Lampard sudah berkostum The Blues sejak 2001 dan baru hengkang pada 2014.

Itu artinya, Azpilicueta dan Lampard bermain bersama selama kurang lebih dua musim. Kini, keduanya kembali bekerja sama di Chelsea, tapi dalam dua posisi yang berbeda.

Cesar Azpilicueta masih berstatus pemain, sedangkan Lampard sudah menjadi pelatih setelah pensiun pada 2017.


2. Hector Bellerin dan Mikel Arteta

Manajer Arsenal Mikel Arteta (tengah) bersama fans merayakan kemenangan atas Everton pada pekan ke-27 Liga Inggris. Arsenal menang 3-2 di Emirates Stadium, Senin (24/2/2020) dini hari WIB. (Foto AP / Kirsty Wigglesworth)

Hector Bellerin mengawali karier di London sebagai pemain Arsenal U-21. Perlahan, Bellerin mampu promosi ke skuat utama Arsenal pada 2014.

Saat Bellerin bermain untuk tim utama, Mikel Arteta memasuki tahun ketiganya bersama The Gunners. Dua tahun berselang, tepatnya pada Juli 2016 Arteta memutuskan gantung sepatu.

Itu artinya, keduanya terlibat kerja sama di lapangan selama kurang lebih dua musim. Setelah tiga musim berlalu, Arteta kembali ke Arsenal.

Namun kali ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih. Saat Arteta jadi pelatih Arsenal, Bellerin masih menjadi pemain klub.


3. Sergio Ramos dan Zinedine Zidane

Sergio Ramos tengah berbisik kepada Zinedine Zidane dalam laga Real Madrid Vs Espanyol (AP Photo/Daniel Ochoa de Olza)

Sergio Ramos sudah memperkuat Real Madrid kurang lebih selama 15 tahun. Ramos memulai karier di El Real sejak 2005 dan masih bertahan hingga sekarang.

Sedangkan Zinedine Zidane mulai berkostum Real Madrid sejak 2001 hingga pensiun pada 2006. Itu artinya, Ramos dan Zidane merasakan bermain bersama selama kurang lebih satu musim.

Lanjut Baca:

Kini, keduanya kembali menjalin kerja sama, tapi bukan sama-sama sebagai pemain. Ramos masih berstatus sebagai pemain Los Blancos, sedangkan Zidane menjadi pelatih. Berkat dua orang tersebut, Real Madrid sukses merengkuh gelar Liga Champions tiga kali secara berturut-turut.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya