Liputan6.com, Jakarta Pandemi corona atau COVID-19 yang melanda beberapa wilayah di berbagai belahan dunia telah terjadi selama kurang lebih dua bulan. Karena hal ini pula, masyarakatpun tak diperbolehka untuk keluar rumah demi mencegah penularan virus corona. Beberapa negara juga memberlakukan sistem lockdown untuk mencegah penyebaran virus yang berawal dari Wuhan, China.
Advertisement
Tentu saja menjalani lockdown selama beberapa bulan membuat masyarakat tak bisa beraktivitas di luar rumah. Hal ini juga mengakibatkan tutupnya pertokoan baik yang berada di pinggir jalan ataupun mal. Namun, baru-baru ini beredar sebuah foto yang memperlihatkan banyaknya barang dagangan yang berjamur di salah satu toko yang ada pada pusat perbelanjaan.
Dilansir Liputan6.com dari Worldofbuzz, Selasa (12/5/2020) seseorang membagikan foto dimana terdapat beberapa barang dagangan yang terbuat dari lapisan kulit yang telah berjamur. Mulai dari ikat pinggang, sepatu, tas, dompet hingga sofa. Bahkan, barang-barang yang berjamur tersebut diketahui berasal dari salah satu brand ternama.
Banyaknya jamur yang menempel pada beberapa barang dari kulit ini diketahui terjadi di kota Sabah, Malaysia pada Minggu (10/5/2020) kemarin. Tak terbayang pula oleh para netizen berapa total kerugian yang dimiliki oleh toko tersebut.
Foto-foto mengenai barang dagangan yang tertutup oleh jamur ini pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Nex Nezeum pada Senin (11/5/2020) kemarin. Dirangkum Liputan6.com dari akun Facebook Nex Nezeum, berikut ini beberapa potret penampakan barang dagangan yang tertutup oleh jamur, Selasa (12/5/2020).