Top 3 Surabaya: Ki Sabdo Jagad Royo Klaim Temukan Obat Virus Corona

Berikut tiga artikel terpopuler di Surabaya yang dirangkum pada Minggu, 9 Februari 2020.

oleh Agustina Melani diperbarui 09 Feb 2020, 10:45 WIB
Ilustrasi steroid. (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Sempat heboh video paranormal Ki Sabdo Jagad Royo yang menjaga proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Minggu, 20 Oktober 2019. Kini paranormal tersebut kembali hadir dengan menyatakan kalau menemukan obat atasi virus corona.

Ki Sabdo Jagad Royo sebelumnya mengunggah video di salah satu layanan aplikasi video pada 31 Januari 2020. Pada video berdurasi 1 menit 32 detik itu, ia mengatakan, kalau dirinya siap membantu negara China dan negara lainnya untuk menghilangkan penyakit berbahaya, menular dan mematikan virus corona.

Dalam tayangan video tersebut, ia mengklaim kalau hal tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Artikel Ki Sabdo Jagad Royo klaim temukan obat virus corona menyita perhatian pembaca di Surabaya. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Surabaya? Berikut tiga artikel terpopuler di Surabaya yang dirangkum pada Minggu (9/2/2020):

1.Ki Sabdo Jagad Royo Klaim Temukan Obat Virus Corona

Sempat heboh video paranormal Ki Sabdo Jagad Royo yang menjaga proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Minggu, 20 Oktober 2019. Kini paranormal tersebut kembali hadir dengan menyatakan kalau menemukan obat atasi virus corona.

Ki Sabdo Jagad Royo sebelumnya mengunggah video di salah satu layanan aplikasi video pada 31 Januari 2020. Pada video berdurasi 1 menit 32 detik itu, ia mengatakan, kalau dirinya siap membantu negara China dan negara lainnya untuk menghilangkan penyakit berbahaya, menular dan mematikan virus corona.

Dalam tayangan video tersebut, ia mengklaim kalau hal tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Risma Cabut Laporan Kasus Dugaan Penghinaan Dirinya, Ini Langkah Polisi

Polrestabes Surabaya menyatakan sudah menerima pencabutan laporan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) terhadap ZD (43), yang menghina Risma di akun media sosial facebook.

“Ya benar, nanti akan dilakukan gelar perkara,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran saat dihubungi Liputan6.com, lewat pesan singkat, Sabtu, 8 Februari 2020.

Sudamiran menuturkan, kasus tersebut lanjut tergantung dari hasil gelar perkara. “Keputusan tunggu dari hasil gelar perkara,” kata dia.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) resmi mencabut laporan yang ditujukan kepada ZD (43), warga Bogor, Jawa Barat yang menghinanya melalui akun media sosial. Surat pencabutan laporan diserahkan ke Polrestabes Surabaya pada Jumat, 7 Februari 2020.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Pesan Harmonisasi dalam Lontong Capgomeh

Perayaan Capgomeh kini dirayakan meriah. Perayaan dilakukan setelah Imlek, atau tepatnya pada hari ke-15 atau hari terakhir bulan pertama menurut kalender China.

Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa Jawa Timur, Gatot S.Santoso menuturkan, perayaan capgomeh kini dirayakan komunitas-komunitas tidak hanya oleh masyarakat Tionghoa saja.   Perayaan capgomeh juga meriah, seperti halnya dengan Imlek. Adapun perayaan capgomeh ini menutup serangkaian acara Imlek. 

"Di Tionghoa, jadi petani kembali kerja di sawah karena musim semi cocok untuk kerja. Capgomeh ini sebagai penutup rangkaian acara Imlek. Perayaan Imlek sendiri dimulai seminggu sebelum Imlek,” ujar Gatot saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu, 8 Februari 2020.

Berita selengkapnya baca di sini

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya