Warga Demo Tolak Karantina WNI di Natuna, Polda Kepri Kirim Ratusan Personel

Sementara itu, pesawat Batik Air pembawa 242 orang warga negara Indonesia dari Wuhan, China mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu sekitar pukul 8.30 WIB

oleh Ajang Nurdin diperbarui 02 Feb 2020, 14:00 WIB
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (2/2/2020). (Foto: Liputan6.com/Ajang Nurdin)

Liputan6.com, Batam - Karantina Warga Negera Indonesia (WNI) dari Wuhan di Natuna, Batam mendapatkan penolakan dari masyarakat Natuna.

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengirim 117 orang personel Brimob ke Kabupaten Natuna untuk membantu TNI dan Polres Natuna.

"Hari ini PoldaKepri memberangkatkan 117 personel untuk penebalan dan 'back up' pengamanan di Natuna," kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (2/2/2020).

Harry mengatakan seluruh personel Satuan Brimob Polda Kepri diberangkatkan menggunakan pesawat yang disewa khusus.

Selama di Natuna, personel Satuan Brimob itu juga ditugaskan untuk turut membantu melalukan dialog dengan warga Natuna yang sempat menolak kehadiran WNI untuk observasi kesehatan.

Diallog serta melakukan Diskusi kepada masyarakat untuk meyakinkan bahwa seluruh WNI yang berangkat dari Wuhan dinyatakan dalam kondisi sehat.

Sementara itu, pesawat Batik Air pembawa 242 orang warga negara Indonesia dari Wuhan, China mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu sekitar pukul 8.30 WIB.

Adapun Tiga pesawat milik TNI AU juga sudah bersedia untuk membawa seluruh WNI ke Natuna.

Simak video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya