Gempa Magnitudo 4,5 di Pangandaran Dirasakan hingga Cilacap

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan dari masyarakat dirasakan di wilayah Pangandaran, Ciamis, Garut dan Tasikmalaya.

oleh Arie NugrahaDiterbitkan 11 Januari 2020, 06:21 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,5 di kedalaman 11 kilometer menggoyang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2020) pada pukul 05.06 WIB.

Analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa bumi berada pada koordinat 8.17 LS-107.91 BT, tepatnya berada di Laut pada jarak 83 Kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran

Menurut Kepala Balai BMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho, jika ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar di dasar laut pada bagian dalam dari Lempeng Eurasia.

"Dampak gempa bumi berdasarkan laporan dari masyarakat dirasakan di wilayah Pangandaran, Ciamis, Garut dan Tasikmalaya dengan skala intensitas II-III MMI, di Pangalengan dan Cilacap dengan skala intensitas I-II MMI," kata Hendro dalam keterangan tertulisnya, Bandung, Sabtu pagi.

Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,"

Hendro menyebutkan hingga pukul 05.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Hendro mengingatkan kepada masyarakat agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena otoritasnya akan terus memantau perkembangan gempa tersebut.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Info dari BMKG

Hendro meminta masyarakat agar memastikan seluruh informasi resmi gempa bumi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui website http://balai2.bmkg.go.id.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya