FOTO: BPRD DKI Jakarta Catat Ratusan Unit Mobil Mewah Menunggak Pajak

oleh Johan FatzryDiterbitkan 09 Desember 2019, 14:06 WIB
BPRD DKI Jakarta Catat Ratusan Unit Mobil Mewah Menunggak Pajak
BPRD DKI Jakarta bekerja sama dengan Samsat Jakarta Pusat dan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) melakukan penindakan terhadap 6 mobil mewah di Apartemen Pavilion yang menunggak pembayaran pajak.
Petugas BPRD DKI Jakarta menempelkan stiker saat razia supervisi pencegahan pajak kendaraan mewah di Apartemen Pavilion, Jakarta, Senin (9/12/2019). BPRD DKI Jakarta bekerja sama dengan Samsat Jakpus dan KPK melakukan penindakan 6 mobil mewah di Apartemen Pavilion. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas Samsat Jakarta Pusat melakukan pengecekan dengan aplikasi saat razia supervisi pencegahan pajak kendaraan mewah di Apartemen Pavilion, Jakarta, Senin (9/12/2019). BPRD DKI Jakarta mencatat sekitar 290 mobil mewah di Jakarta Pusat menunggak pembayaran pajak. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas Samsat Jakarta Pusat melakukan pengecekan dengan aplikasi saat razia supervisi pencegahan pajak kendaraan mewah di Apartemen Pavilion, Jakarta, Senin (9/12/2019). Penunggakan pajak mobil mewah tersebut menyebabkan kerugian daerah mencapai Rp11 miliar. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas BPRD DKI Jakarta menempelkan stiker saat razia supervisi pencegahan pajak kendaraan mewah di Apartemen Pavilion, Jakarta, Senin (9/12/2019). BPRD DKI Jakarta bekerja sama dengan Samsat Jakpus dan KPK melakukan penindakan 6 mobil mewah di Apartemen Pavilion. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas BPRD DKI Jakarta menempelkan stiker saat razia supervisi pencegahan pajak kendaraan mewah di Apartemen Pavilion, Jakarta, Senin (9/12/2019). BPRD DKI Jakarta mencatat sekitar 290 mobil mewah di Jakarta Pusat menunggak pembayaran pajak. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Sejumlah mobil terparkir saat razia supervisi pencegahan pajak kendaraan mewah di Apartemen Pavilion, Jakarta, Senin (9/12/2019). Penunggakan pajak mobil mewah tersebut menyebabkan kerugian daerah mencapai Rp11 miliar. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya