Tak Ingin Perut Buncit? Jangan Konsumsi 8 Makanan dan Minuman Ini

Berikut delapan makanan dan minuman yang bisa menyebabkan perut buncit jika dikonsumsi sehari-hari.

oleh Husnul AbdiDiterbitkan 24 November 2019, 18:20 WIB
Ilustrasi Foto Perut buncit (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Perut buncit menjadi masalah yang tidak bisa disepelekan. Tak cuma membuat penampilan jadi tak enak dilihat, perut buncit juga bisa jadi munculnya bermacam masalah kesehatan.

Salah satu penyebab utama perut buncit adalah makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Masalahnya, makanan penyebab perut buncit masih sering disepelekan.

Pengaturan pola makan dan jenis makanan yang Anda konsumsi setiap harinya menjadi faktor yang paling penting penyebab timbulnya perut buncit. Jadi, jika tak ingin perut buncit makanan penyebab perut buncit harus kamu hindari dari konsumsi sehari-hari.

Walaupun sebagian besar makanan ini merupakan makanan kesukaan atau sering Anda konsumsi, sebaiknya Anda segera menghindarinya agar tidak mengalami perut buncit.

Berikut Liputan6.com rangkum tentang makanan penyebab perut buncit dari berbagai sumber.

Saksikan Video Terkait Perut Buncit di Bawah Ini


Makanan Berlemak Tinggi

Siapa yang tidak suka ketiga makanan ini, cokelat, pizza dan kentang goreng. Semuanya makanan tinggi lemak dan kalori tapi bikin ketagihan.

Makanan penyebab perut buncit yang pertama adalah makanan berlemak tinggi. Lemak jenuh biasa terdapat pada minyak, daging, dan olahannya. Lemak jenuh boleh kamu konsumsi tetapi sebaiknya dibatasi, tidak lebih dari 5-6% dari kebutuhan kalori total harian.

Jika berlebihan, maka akan meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh termasuk menjadikan perut buncit. Daging olahan (seperti sosis, nugget, ham) biasanya cenderung mengandung lemak jenuh yang tinggi. Makanan cepat saji juga memiliki kadar lemak jenuh yang tidak sedikit, terutama karena kebanyakan mengalami pengolahan dengan cara digoreng atau deep fried.

Jenis lemak yang baik bagi tubuh adalah lemak tidak jenuh, banyak terdapat pada minyak zaitun, salmon, dan kacang-kacangan. Kamu dapat menggunakan minyak zaitun sebagai alternatif untuk memasak dan beralih mengonsumsi seafood seperti ikan-ikanan dibanding mengonsumsi daging merah dan daging olahan.


Makanan Cepat Saji (Junk Food)

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, makanan cepat saji atau junk food memiliki kadar lemak jenuh yang tidak sedikit. Apalagi Junk food sendiri umumnya diolah dengan cara deep fried sehingga memiliki kandungan minyak berlebih di dalamnya.

Karena itulah junk food bisa menjadi salah satu makanan yang bikin perut kamu buncit. Selain itu, junk food juga isinya berupa produk olahan yang minim serat sehingga membuat perut kamu buncit dan ususmu sulit mencernanya. Bahkan, junk food dapat memengaruhi metabolisme dan kondisi perut secara keseluruhan.

Lanjut Baca:

Susu ternyata juga merupakan salah satu makanan penyebab perut buncit. Tergantung pada jenisnya, susu dapat berkontribusi pada terbentuknya lemak perut. Jenis susu yang mengandung banyak lemak seperti whole milk dapat memicu penumpukan lemak sehingga membuat perut buncit. Selain whole milk jenis susu kental manis juga bisa menyebabkan perut buncit karena kandungan gulanya yang tinggi. Jika kamu ingin mengonsumsi susu, pilihlah jenis susu rendah lemak atau tanpa lemak. Kamu juga bisa mengganti jenis susu yang kamu minum menjadi susu berbahan dasar kacang-kacangan seperti susu kedelai, susu almond, atau susu kacang mete.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya