Hati-Hati, 10 Kebiasaan Saat Berpacaran Ini Dianggap Bermasalah di Negara Lain

Ternyata, ada beberapa hal yang biasa dilakukan pasangan berpacaran dianggap bermasalah di beberapa negara.

oleh Benedikta Miranti T.VDiterbitkan 25 Oktober 2019, 19:40 WIB
Kamu dan dia harus saling menerima. (ILustrasi: Pexels.com/Burst)

Liputan6.com, Jakarta - Bergandengan tangan, berpelukan atau berciuman mungkin menjadi hal yang biasa dilakukan oleh pasangan yang sedang memadu kasih.

Namun ternyata, ada beberapa negara yang tidak mentolerir beberapa bentuk kebiasaan saat berpacara.

Menurut Bright Side, Jumat (25/10/2019), ini 10 kebiasaan saat berpacaran yang dianggap bermasalah di beberapa negara:

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

Saksikan Pilihan Video di Bawah Ini:

1. Bermesraan di depan umum ternyata menjadi hal yang dianggap melanggar norma di Jepang dan Korea. Selain itu, terdapat juga banyak kasus penangkapan terhadap mereka yang berciuman di depan umum, di Arab Saudi.

Ilustrasi ciuman (iStockphoto)

2. Sebaliknya, tidak menunjukkan perhatian lewat sentuhan dianggap tidak sopan di banyak negara bagian Amerika Serikat. Berpelukan dan saling cium pipi jadi hal lumrah antar teman di sana, bahkan jika tidak melakukannya akan dianggap sombong dan tidak sopan.

Ilustrasi/copyright unsplash.com/Ivy Chen

3. Bayar masing-masing saat makan atau nonton bioskop ternyata dianggap tidak sopan di Korea Selatan. Sudah biasa bagi mereka yang berpenghasilan lebih untuk membayari pasangannya, walaupun ia seorang perempuan.

Ilustrasi Patungan Membayar Makan. (Source: Screenshot Cuplikan Trailer Film 'Fresh Off The Boat')

4. Mengajak pacar ke acara pernikahan ternyata bisa menjadi sebuah masalah di Inggris. Bahkan banyak penyelenggara acara yang meminta tamu undangannya untuk datang sendiri.

Ilustrasi mantan di acara nikah. Photo: Coloroftime/ sfgate.com

5. Berciuman memang bisa menimbulkan problematika di beberapa negara termasuk Jerman dan Polandia. Hal itu dianggap sebagai bentuk keseriusan hubungan dan tidak bisa sembarangan.

Ilustraasi foto Liputan 6

6. Makan malam di restoran mewah, hal ini tidak biasa dilakukan sembarangan bagi pasangan di Swedia. Biasanya, pergi ke tempat mewah juga menandakan keseriusan hubungan.

Ilustrasi makan malam romantis untuk merayakan hari Valetine

7. Di Jerman, terlambat saat janjian merupakan hal yang tidak sopan karena telah membuat orang lain menunggu.

Ilustrasi terlambat. Sumber foto: unsplash.com/rawpixel.

8. Membuka kado di depan pemberinya langsung bisa jadi jarang dilakukan oleh kebanyakan warga negara di Asia. Namun sebaliknya, di Amerika jika tidak membuka di hadapannya, mereka bisa berpikir itu sangat tidak sopan.

Ilustrasi pemberian hadiah.

9. Ketika berbagi makanan, perlu diperhatikan bahwa warga Amerika terbiasa menggunakan sendok sedangkan Jepang memakai sumpit.

Anak-anak zaman sekarang diminta untuk mencoba beberapa jenis menu makanan yang ada di warteg, bagaimana reaksinya?

10. Memberi bunga warna kuning di era Victoria ternyata melambangkan kecemburuan. Bahkan, di beberapa negara kini, mawar kuning mengisyaratkan bahwa ia hanya ingin menjalin hubungan teman.

ilustrasi perempuan memegang bunga/Photo by JoelValve on Unsplash

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya