Roy Keane Jijik Lihat Pemain MU dan Liverpool Saling Berpelukan

Pemain MU dan Liverpool tampak begitu ramah di lorong Old Trafford. Keane yakin sikap itu sudah menegaskan perbedaan sikap pemain dahulu dan sekarang.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 21 Oktober 2019, 18:35 WIB
Striker Liverpool, Divock Origi, dijatuhkan bek Manchester United, Victor Lindelof, pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (20/10). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) main imbang 1-1 lawan Liverpool di Old Trafford, Minggu (20/10/2019) malam WIB. Kedua tim tampil sama kuat, MU tangguh di babak pertama, Liverpool membalas di babak kedua.

Legenda MU, Roy Keane, rupanya ikut mengomentari pertandingan itu. Tapi, ia mengecam sikap santai pemain-pemain Setan Merah ketika menjamu Liverpool.

Hasil itu mungkin yang terbaik untuk MU, tapi Keane mengaku kesal dengan sikap para pemain sebelum pertandingan dimulai. Dia mengkritik pemain-pemain MU yang terlalu ramah pada pemain Liverpool.

MU dan Liverpool adalah rival sengit selama bertahun-tahun, bahkan mereka saling membenci. Sebagai mantan pemain MU, Keane menegaskan bahwa mereka selalu memandang Liverpool sebagai musuh yang harus dihancurkan.

 

 * Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS


Pelukan yang Salah

Pemain Liverpool memprotes gol Manchester United (MU) kepada wasit Martin Atkinson pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (20/10/2019). (AFP/Oli Scarff)

Uniknya, sebelum pertandingan kali ini, pemain-pemain kedua tim tampak begitu ramah di lorong Old Trafford. Sebelum memasuki lapangan, pemain-pemain kedua tim saling berpelukan, bercanda, menyapa satu sama lain.

Keane yakin sikap ramah ini salah besar. Duel MU vs Liverpool bak perang besar, harga diri dipertaruhkan. Dia tidak bisa membayangkan pemain-pemain berpelukan.

"Saya jijik dengan para pemain. Anda akan pergi berperang!" tegas Keane kepada Sky Sports.

"Mereka berpelukan dan mencium satu sama lain [itu salah]. Seharusnya Anda bahkan tidak melihat lawan, Anda akan bertarung dengan mereka."

"Pemain sudah berubah. Mereka memasuki medan perang dan justru berpelukan sebelum berduel. Ini salah besar," lanjutnya.


Imbang yang Menang

Bagaimanapun, pertandingan berjalan seru seperti yang diharapkan. MU bisa membuat kejutan dengan membuat Liverpool kerepotan di babak pertama, bahkan bisa saja memenangkan pertandingan.

Liverpool beruntung memiliki mental juang tangguh dan pantang menyerah. Meski tertinggal 0-1, pasukan Jurgen Klopp itu terus berjuang hingga akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-85.

Sumber: Sky Sports

Disadur dari: Bola.net (penulis Richard Andreas, published 21/10/2019)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya