Ini 3 Cara Meningkatkan Kesehatan Jantung dengan Biaya Murah

Anda dapat mencobanya, cara menjaga kesehatan jantung secara alami dengan biaya murah.

oleh Novie Rachmayanti diperbarui 09 Okt 2019, 21:40 WIB
Casillas dipastikan absen pada sisa pertandingan musim 2018-19. (AFP/Guido Kirchner)

Jakarta - Jantung merupakan organ tubuh terpenting manusia. Dia berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Tak pelak, semua orang menginginkan punya jantung yang sehat.

Bahkan tak sedikit orang sengaja ke rumah sakit demi menyehatkan jantung mereka.

Namun, tahukah Anda ada cara sederhana untuk menghindari penyakit jantung dengan alami dan tanpa merogoh kocek dalam-dalam? Ya, tentu saja dengan cara menggerakkan tubuh Anda secara aktif.

Melakukan olahraga fisik yang aktif penting demi menjaga kesehatan jantung. Berat badan juga akan terjaga dan terhindar dari kolestrol tinggi, diabetes (gula darah tinggi), dan tekanan darah tinggi, yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga stroke.

Menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana, seperti menjalani gaya hidup dan pola makan sehat.

Ambil saja contoh pesepak bola dunia, Iker Casilas. Beberapa bulan lalu dia terserang penyakit jantung. Namun, kini mantan bintang Real Madrid itu terus membaik dan terus olahraga demi meningkatkan kesehatan jantungnya.

Jika harus merawat jantung di rumah sakit, tentunya perlu mengeluarkan biaya besar. Oleh sebab itu, Anda perlu menjaga kesehatan jantung secara alami tanpa biaya mahal. Bagaimana caranya?

Berikut adalah cara menjaga kesehatan jantung secara alami tanpa biaya mahal, seperti dirangkum dari Hopkins Medicine.

 

2 dari 4 halaman

Latihan Aerobik

Pengendara sepeda berolahraga di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (17/6). Meski HBKB atau CFD ditiadakan, sebagian warga tetap berolahraga di kawasan ini. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Latihan aerobik dapat meningkatkan sirkulasi yang membuat tekanan darah dan detak jantung stabil. Aerobik juga akan membuat Anda terhindar dari obesitas dan diabetes.

Setiap olahraga yang dilakukan lebih dari 4 menit secara teratur dapat disebut sebagai aerobik, termasuk senam, berenang, berlari, hingga bersepeda. .

Latihan aerobik meningkatkan kerja jantung, sehingga oksigen yang dialirkan ke seluruh tubuh lebih banyak.

Gerakan aerobik idealnya dilakukan 30 menit sehari, setidaknya lima hari dalam sepekan.

Contoh latihan aerobik:

  • Jalan cepat
  • Lari
  • Berenang
  • Bersepeda
  • Bermain tenis
  • Lompat tali
  • Senam
  • Olahraga fisik lainnya seperti segala permainan bola (sepak bola, voli, dan basket)

 

3 dari 4 halaman

Pelatihan Perlawanan (Latihan Kekuatan)

Menjadi aktor yang bermain di film action membutuhkan tubuh yang kuat dan prima. Oleh sebab itu, Iko Uwais selalu melatih tubuhnya. Iko Uwais sering kali berlatih keras seperti memperkuat kekuatan pukulan dengan meninju. (Liputan6.com/IG/@iko.uwais)

Pelatihan ketahanan memiliki efek yang lebih spesifik untuk organ tubuh. Bagi Anda yang memiliki kelebihan lemak tubuh (termasuk perut buncit, yang merupakan faktor pemicu penyakit jantung), latihan itu dapat membantu mengurangi lemak dan membuat massa otot lebih kuat. Kegiatan ini dilakukan setidaknya dua hari berturut-turut per minggu.

Menurut penelitian American College of Sports Medicine, kombinasi latihan aerobik dan kerja perlawanan dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL (baik) dan menurunkan kolesterol LDL (buruk).

Contoh latihan kekuatan:

  1. Berolahraga dengan alat bebas (seperti beban tangan, dumbbell atau barbell)
  2. Gym atau fitnes
  3. Latihan ketahanan tubuh: push-up, squat dan chin-up
  4. Boxing (tinju)
  5. Lari

 

4 dari 4 halaman

Peregangan, Fleksibilitas, dan Keseimbangan

Latihan fleksibilitas, seperti peregangan, tidak secara langsung berkontribusi pada kesehatan jantung. Tetapi gerakan ini akan bermanfaat bagi kesehatan muskuloskeletal, yang memungkinkan Anda tetap fleksibel dan bebas dari nyeri sendi, keram, dan masalah otot lainnya.

Pada dasarnya, fleksibilitas adalah bagian penting agar bisa mempertahankan latihan aerobik dan pelatihan ketahanan.

Contoh latihan peregangan tubuh:

  1. Menari
  2. Lompat tali
  3. Merangkak
  4. Yoga
  5. Senam
  6. Thai Chi (seni bela diri)
  7. Muay Thai
  8. Pilates

Disadur dari Bola.com (Novie Rachmawatie/Yus Mei Sawitri, Published 08-10-2019)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya