Liputan6.com, Manchester - Pada musim panas kemarin, MU dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Juventus untuk merekrut Dybala. Namun, Setan Merah terganjal masalah gaji dan hak citra sang pemain.
Akhirnya Dybala pun tetap bertahan di Juventus. Namun MU belum menyerah untuk mengejarnya.
Advertisement
Maklum, sejak meraih kemenangan 4-0 melawan Chelsea, performa lini depan MU kurang garang. Mereka tidak terlalu kreatif dan sangat bergantung pada serangan menakjubkan dari Daniel James.
MU membutuhkan penyerang baru untuk meningkatkan kekuatan lini depannya. Dan Dybala bisa menjadi solusi bagi mereka.
Berikut ini tiga alasan mengapa MU harus kembali mencoba merekrut Dybala di Januari mendatang seperti dilansir United in Focus:
1. Waktu Bermain
Pelatih Juventus Maurizio Sarri hanya memainkan Dyabala selama 14 menit di Serie A musim ini. Dia tidak dianggap sebagai bagian penting dari rencana mantan manajer Chelsea itu.
Mantan pemain Palermo itu sekarang hanya menjadi pelapis Gonzalo Higuain, Douglas Costa dan Cristiano Ronaldo. Dia baru bisa bermain apabila salah dari mereka mengalami cedera.
Dybala sekarang menjalani peran sebagai penghangat bangku cadangan kecuali Sarri mengubah pendiriannya. Dia juga tidak bermain saat Juventus bermain imbang melawan Fiorentina.
Jika situasinya tidak membaik pada bulan Januari, Dybala mungkin harus mempertimbangkan untuk meninggalkan klub.
Waktu bermain tidak akan menjadi masalah bagi Dybala di MU, ia memiliki kemampuan untuk bermain sebagai striker utama, dalam peran nomor 10 dan sayap kanan. Jika pemain berkaki kidal itu tiba pada Januari, Solskjaer bisa mengandalkan empat penyerang depan Dybala, James, Marcus Rashford, dan Anthony Martial.
2. Masalah di Lini Serang MU
Dengan penampilan Jesse Lingard yang mengecewakan, Solskjaer mungkin harus bergerak pada Januari jika kemampuan mencetak gol MU tidak meningkat secara drastis.
Kepergian Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku membuat para pemain muda Setan Merah mendapat kesempatan untuk membuktikan dirinya. Namun, mereka kurang pengalaman dan Dybala bisa mendongkrak performa mereka.
Solskjaer tidak mendatangkan penyerang baru di musim panas sehingga MU kekurangan pilihan di lini depan. Mengingat Anthony Martial belakangan ini absen karena cedera, fleksibilitas Dybala sangat diperlukan.