Liputan6.com, Surabaya: Ribuan nelayan Nambangan, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (25/5) petang, berunjuk rasa di pesisir laut Selat Madura. Mereka menuntut penambangan dan pengerukan pasir di perairan Selat Madura seluas sekitar 540 hektare segera dihentikan.
Menurut pengunjuk rasa, penambangan itu hanya menguntungkan para pemodal PT Gora Gahana dan PT Pelindo III. Sementara bagi nelayan, penambangan justru mengancam mata pencarian mereka. Sebab, ekosistem laut menjadi terganggu sehingga ikan menjadi sulit didapat.
Dalam aksi ini, para nelayan sempat membakar seragam milik PT Gora Gahana. Unjuk rasa ini mendapat pengawalat ketat aparat Polsek Kenjeran dan Polrestabes Surabaya.
Jika penambangan pasir tetap beroperasi, para nelayan akan kembali berunjuk rasa dengan jumlah yang lebih besar.(BOG)
Menurut pengunjuk rasa, penambangan itu hanya menguntungkan para pemodal PT Gora Gahana dan PT Pelindo III. Sementara bagi nelayan, penambangan justru mengancam mata pencarian mereka. Sebab, ekosistem laut menjadi terganggu sehingga ikan menjadi sulit didapat.
Dalam aksi ini, para nelayan sempat membakar seragam milik PT Gora Gahana. Unjuk rasa ini mendapat pengawalat ketat aparat Polsek Kenjeran dan Polrestabes Surabaya.
Jika penambangan pasir tetap beroperasi, para nelayan akan kembali berunjuk rasa dengan jumlah yang lebih besar.(BOG)