Pengunjung mengamati diorama Bung Karno, Bung Hatta, dan Ahmad Soebardjo saat merumuskan naskah Proklamasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/8/2019). Museum ini dahulu merupakan kediaman perwira Jepang Laksamana Tadashi Maeda. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pengunjung melintasi replika Naskah Proklamasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/8/2019). Museum ini menjadi tempat perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pengunjung mengamati diorama Sayuti Melik yang didampingi BM Diah saat pengetikan nasah proklamasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/8/2019). (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pengunjung mengamati piringan hitam yang pertama kali merekam perumusan naskah proklamasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta (18/8/2019). Museum ini dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran sejarah bagi masyarakat tentang detik-detik Kemerdekaan RI. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pengunjung memasuki bungker di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/8/2019). Museum ini terdiri atas ruang pertemuan, perumusan, pengetikan, dan pengesahan Naskah Proklamasi serta berbagai koleksi milik para tokoh yang hadir dalam peristiwa tersebut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pengunjung saat menyaksikan video dokumenter sejarah perumusan Naskah Proklamasi Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/8/2019). (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)