Liputan6.com, Jakarta: Di tengah kemeriahan berbagai lomba merayakan Hari Kemerdekaan ke-57 RI di seluruh pelosok Tanah Air, sekitar 40 ekor kucing seolah tak mau ketinggalan berlomba. Ahad (18/8) pagi, puluhan kucing berbagai ras mengikuti "Kontes Pesona Kucing Indonesia" di Anjungan Taman Bunga, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Menurut seorang panitia, kontes ini adalah ajang pemilihan kucing-kucing yang memiliki pesona dan keindahan tubuh. Kriteria kontes didasarkan pada keindahan bulu dan proporsional tubuh dengan bagian tubuh lainnya. Misalnya, ekor, warna mata, serta bentuk dan posisi muka yang meliputi hidung, mata, dan telinga. Puluhan kucing itu di antaranya berasal dari ras Persia, Ragdoll, Pedigree murni, dan Riec Pedigree.
Sekadar diketahui, kucing ras Pedigree adalah yang memiliki silsilah keturunan sebanyak empat generasi dengan aturan perkawinan yang benar. Namun, kucing yang belum diketahui asal-usulnya pun bisa diikutkan dalam kontes itu. Kemudian perlombaan dikategorikan pada jenis kelamin dan usia. Masing-masing, kategori 3-6 bulan, 6-10 bulan, dan kucing dewasa di atas satu tahun.
Berdasarkan pemantauan SCTV, pada tahap awal kontes, sejumlah dokter hewan memeriksa kondisi kesehatan para hewan jinak tersebut. Sebab, satu di antara syarat kontes mewajibkan kucing peserta harus berbadan sehat. Bahkan kucing yang memiliki kutu langsung didiskualifikasi dari kontes. Sayangnya, hingga berita ini ditulis panitia belum mengumumkan pemenangnya.(ANS/Susanti Jo dan Zakaria)
Menurut seorang panitia, kontes ini adalah ajang pemilihan kucing-kucing yang memiliki pesona dan keindahan tubuh. Kriteria kontes didasarkan pada keindahan bulu dan proporsional tubuh dengan bagian tubuh lainnya. Misalnya, ekor, warna mata, serta bentuk dan posisi muka yang meliputi hidung, mata, dan telinga. Puluhan kucing itu di antaranya berasal dari ras Persia, Ragdoll, Pedigree murni, dan Riec Pedigree.
Sekadar diketahui, kucing ras Pedigree adalah yang memiliki silsilah keturunan sebanyak empat generasi dengan aturan perkawinan yang benar. Namun, kucing yang belum diketahui asal-usulnya pun bisa diikutkan dalam kontes itu. Kemudian perlombaan dikategorikan pada jenis kelamin dan usia. Masing-masing, kategori 3-6 bulan, 6-10 bulan, dan kucing dewasa di atas satu tahun.
Berdasarkan pemantauan SCTV, pada tahap awal kontes, sejumlah dokter hewan memeriksa kondisi kesehatan para hewan jinak tersebut. Sebab, satu di antara syarat kontes mewajibkan kucing peserta harus berbadan sehat. Bahkan kucing yang memiliki kutu langsung didiskualifikasi dari kontes. Sayangnya, hingga berita ini ditulis panitia belum mengumumkan pemenangnya.(ANS/Susanti Jo dan Zakaria)