Lini Depan Timnas Indonesia U-22 Masih Bermasalah

Performa penyerang Timnas Indonesia U-22 masih belum maksimal.

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 25 Jan 2019, 18:25 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-22 saat latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (21/1). Latihan kali ini tidak dipimpin Indra Sjafri karena sedang mengikuti lisensi kepelatihan Pro AFC di Spanyol. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 Nova Arianto mengungkapkan lini depan masih mempunyai banyak masalah. Ia masih terus berupaya untuk membenahi kualitas serangan Garuda Muda agar siap tampil di Piala AFF 2019.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 telah berlangsung sejak 7 Januari 2019. Hingga saat ini, Garuda Muda masih memiliki empat penyerang, yakni Marinus Wanewar, Beni Oktaviansyah, Dimas Drajad, dan Septian Satria Bagaskara.

Akan tetapi, performa keempat penyerang itu masih belum maksimal. Beberapa hal dasar masih menjadi persoalan. Satu hal yang masih harus diperbaiki adalah akurasi umpan karena Timnas Indonesia U-22 menerapkan filosofi penguasaan bola.

"Ya itu memang hal yang harus diperbaiki karena di lini depan kami masih kurang. Masalah akurasi umpan, timing support masih kurang dan terus kami perbaiki terus agar di Piala AFF nanti bisa lebih siap," kata Nova.

Nova juga fokus membenahi masalah transisi dan kualitas penguasaan bola Timnas Indonesia U-22. Namun, dalam latihan yang digelar Jumat (25/1/2018), sempat diguyur hujan deras selama beberapa saat.

Nova menegaskan tidak mengalami masalah terkait cuaca yang kurang bersahabat. "Saya pikir Timnas Indonesia U-22 main bola ya harus siap dengan hujan," tutur Nova.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya