Liputan6.com, Sukoharjo: Berbagai jenis tarian dan kesenian tradisional Jawa mewarnai prosesi jumenengan atau peringatan naik tahta Raja Kasultanan Pajang. Peringatan naik tahta kali ini adalah yang pertama kali usai ditetapkannya Kanjeng Raden Adipati Suradi Joyonegoro di Gedung Balai Agung Patilasan Kerajaan Pajang, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Berbagai jenis tarian dan kesenian jawa dipentaskan dalam acara ini. Mulai dari seni tari yang menggambarkan hasil pertanian, sendra tari kisah Joko Tingkir hingga kesenian lesung. Semua suguhan kepada para tamu undangan dan warga yang hadir.
Seperti para penari yang membawa hasil bumi ini. Tari ini sebagai simbol betapa kayanya negara Indonesia kala itu. Sedangkan sendra tari Joko Tingkir ini mengisahkan awal mula kisah Joko Tingkir dalam mengarungi Sungai Bengawan Solo hingga akhirnya menjadi raja pajang dengan penuh perjuangan.
Hadirnya kembali Kerajaan Pajang bukan berarti akan didirikanya kerajaan baru. Namun merupakan kebangkitan laskar-laskar pajang yang masih tersisa untuk membangkitkan kembali nilai budaya yang sudah mulai luntur saat ini.
Suradi Joyonegoro yang dinobatkan sebagai Adipati Pajang oleh Sultan Demak Kanjeng Sultan Surya Alam Akbar pada 4 Maret 2011. Dan acara ini pun digelar melanjutkan budaya dinasti Kesultanan Pajang yang selama ini seolah hilang.(AIS)
Berbagai jenis tarian dan kesenian jawa dipentaskan dalam acara ini. Mulai dari seni tari yang menggambarkan hasil pertanian, sendra tari kisah Joko Tingkir hingga kesenian lesung. Semua suguhan kepada para tamu undangan dan warga yang hadir.
Seperti para penari yang membawa hasil bumi ini. Tari ini sebagai simbol betapa kayanya negara Indonesia kala itu. Sedangkan sendra tari Joko Tingkir ini mengisahkan awal mula kisah Joko Tingkir dalam mengarungi Sungai Bengawan Solo hingga akhirnya menjadi raja pajang dengan penuh perjuangan.
Hadirnya kembali Kerajaan Pajang bukan berarti akan didirikanya kerajaan baru. Namun merupakan kebangkitan laskar-laskar pajang yang masih tersisa untuk membangkitkan kembali nilai budaya yang sudah mulai luntur saat ini.
Suradi Joyonegoro yang dinobatkan sebagai Adipati Pajang oleh Sultan Demak Kanjeng Sultan Surya Alam Akbar pada 4 Maret 2011. Dan acara ini pun digelar melanjutkan budaya dinasti Kesultanan Pajang yang selama ini seolah hilang.(AIS)