Tak Lolos Uji Emisi, Perakitan Terus Berjalan

Mobil Esemka Rajawali sudah dinyatakan tidak lolos uji emisi oleh pemerintah. Meski begitu para pelajar di SMK 2 Salatiga, Jateng, tetap bersemangat melanjutkan program perakitan mobil.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Maret 2012, 17:14 WIB
Liputan6.com, Salatiga: Mobil Esemka Rajawali sudah dinyatakan tidak lolos uji emisi oleh pemerintah. Meski begitu masalah ini tak membuat semangat para pelajar surut. Siswa SMK 2 Salatiga, Jawa Tengah, yang ikut merakit mobil Esemka Rajawali akan mencari inovasi lain agar kendaraan sesuai dengan standar uji emisi dari pemerintah. Menurut Hadi Sucipto, Kepala Sekolah SMK 2 Salatiga, Jumat (2/3), salah satu inovasinya adalah dengan membuat alat untuk penyaring buangan emisi karbonmonoksida dari knalpot.

Berbeda dengan di Salatiga, belum lolosnya mobil Esemka berdampak psikologis bagi para siswa SMK 2 Solo. Hari ini kedelapan pelajar yang ikut perakitan kembali lagi ke sekolah. Mereka tak lagi ke Solo Techno Park merakit mobil seperti beberapa bulan terakhir.

Mobil Esemka Rajawali dinyatakan tidak lulus uji emisi di Balai Termo-Dinamika Motor dan Propulsi BPPT. Emisi mobil Esemka masih di atas standar pemerintah, yakni emisi karbon monoksida dua kali dari standar yang ditentukan. Selain itu emisi hidrocarbon juga hampir empat kali dari nilai standar.

Menurut Wali Kota Solo Jokowi belum lulusnya uji emisi menjadi pukulan bagi momen kebangkitan mobil Esemka karena saat ini sudah enam ribu unit dipesan oleh berbagai pihak.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya