Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Kamis 22 November 2018: Afifah Kaget Ternyata Rossy Kleptomania

Orang Ketiga malam ini memasuki episode ke-459 dan 460.

oleh Telni RusmitantriDiterbitkan 22 November 2018, 20:40 WIB
Adegan sinetron Orang Ketiga (Sinemart)

Liputan6.com, Jakarta Malam ini Orang Ketiga melanjutkan kisahnya. Desi antar Rian ke sekolah. Rian tanya ayah Riko mana? Desi bilang tadi pagi sudah berangkat ke kafe duluan. Rian tanya apa Desi emang larang Leni kerja di kafe? Rian juga ikut sedih karena Leni itu baik.

Afifah dan Aris sudah ketemu. Aris di sini kasih tahu Affifah soal semalam dia sempat kasih cincin tunangan ke Rossy. Afifah kaget. Aris bilang dia ingin Rosy jadi tunangan dia. Afiffah dukung kalau itu yang terbaik buat Aris.

Aris juga cerita soal kasus Rossy yang kleptomania di toko berlian. Afifah kaget. Afifah tapi lalu bilang toko perhiasan itu dulu pernah bikin event sama dia dan dia kenal baik sama pemiliknya. Afifah janji akan bicara.

Di Orang Ketiga malam ini, Aris lalu tanya gimana proyek Rangga? Afifah tampak sedih. Afifah lalu cerita ke Aris kalau pemilik tanah emang udah protes dan kemarin Aangga ga bisa loading barang. Tapi klien Rangga tetap yakinin semua aman.

Ikuti terus episode Orang Ketiga Kamis malam ini...

 

 


Yuni Kasih Tahu ke Putra

Adegan sinetron Orang Ketiga (Sinemart)

Kinanti pagi datang lagi ke rumah Putra mau nengok Putra. Bawa bunga, lihat Putra dan Yuni. Kinanti sedih. Tinggalkan bunga dan pergi lagi.

Yuni mau ke kantor lihat bunga itu lagi. Yuni tertegun dan kasih tahu Putra. Yuni sampaikan ke Putra apa itu Kinanti? Kinanti mungkin mau kasih semangat ke Putra. Maka, Putra tertegun.

Aris dampingi Rossy fisioterapi dan perhatian banget. Bantu ganti perban. Rosy bilang nggak usah. Kayak mau tepis halus tangan Aris. Tapi tangan mereka sentuhan. Rossy jadi baper…

Afifah lagi kerja di kantor sambil buka medsos. Saat Afiffah kaget baca berita terbaru soal Hotel Nusa Indah yang dihentikan pengerjaannya karena terkait masalah hukum dengan pemilik tanah. Afifah panik. Afifah telepon Rangga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya