Polisi Lakukan Uji Balistik Selidiki Peluru Nyasar di Gedung DPR

Peluru yang menyasar ruangan Vivi Sumantri menembus partisi ruang kerja, sementara ruangan Totok menembus kaca.

oleh Rita Ayuningtyas diperbarui 18 Okt 2018, 07:48 WIB

Fokus, Jakarta - Dua ruang kerja anggota DPR kembali tertembus peluru. Ruangan ini berada di lantai 10 milik anggota DPR Vivi Sumantri Jayabaya dari Fraksi Demokrat dan di lantai 20 ruang kerja Totok Daryanto dari Fraksi PAN.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (18/10/2018), aksi penembakan diketahui pada Selasa sore oleh staf ahli masing-masing anggota DPR dan baru dilaporkan pada Rabu pagi. Peluru yang menyasar ruangan Vivi Sumantri menembus partisi ruang kerja, sementara ruangan Totok menembus kaca.

Pada saat kejadian, dua anggota DPR ini tidak berada di ruangan sehingga tidak bisa langsung mengetahui terjadinya peluru nyasar.

Petugas kepolisian Rabu pagi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Petugas berhasil menemukan proyektil peluru yang ada di lantai 10. Peluru memiliki ukuran 9 milimeter, sama dengan peluru yang menyasar dua ruang anggota DPR pada hari Senin siang.

Petugas masih menyelidiki apakah peluru yang menembus lantai 10 dan 20 yang dilaporkan pada Rabu pagi sama dengan yang ditemukan pada Senin. Petugas masih melakukan uji balistik.

"Pelurunya sama dengan yang kemarin, tetapi untuk identik atau tidak, kita akan lakukan uji balistik," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu.

Sementara itu, pasca insiden peluru nyasar ke Gedung Nusantara Satu DPR RI, Lapangan Tembak Senayan ditutup sementara untuk segala aktivitas. Penutupan dilakukan untuk kepentingan penyelidikan. (Rio Audhitama Sihombing) 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya