5 Alasan MU Akan Tetap Pecat Jose Mourinho

Rentetan hasil buruk membuat Mourinho terancam didepak dari kursi manajer Manchester United (MU).

oleh Luthfie FebriantoDiterbitkan 17 Oktober 2018, 19:00 WIB
Ekspresi pelatih Manchester United, Jose Mourinho (Martin Rickett/PA via AP)

Liputan6.com, Manchester - Musim 2018/19 berjalan tidak mengenakkan bagi Jose Mourinho. Rentetan hasil buruk membuat Mourinho terancam didepak dari kursi manajer Manchester United (MU).

MU saat ini masih tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara Liga Inggris dengan 13 poin. Hingga pekan ke-8, Setan Merah sudah kalah tiga kali dan baru menang empat kali.

Hasil buruk ini memaksa manajemen untuk mempertanyakan kinerja Mourinho. Apalagi secara permainan, Paul Pogba dan kawan-kawan juga mendapat kritik lantaran kurang menyerang.

Mourinho sempat disebut-sebut bakal dipecat jika kalah melawan Newcastle United, dua pekan lalu. Beruntung, MU menang dramatis, sehingga nasib Mourinho terselamatkan, paling tidak untuk saat ini.

Namun bagaimana dengan di akhir musim? Publik menduga manajemen tetap akan memecat Mourinho. Seperti dilansir Sportskeeda, berikut lima alasannya.

 

 

 

 

 


1. Tidak Harmonis dengan Pemain

Manajer Manchester United asal Portugal, Jose Mourinho. (AFP/Oli Scarff)

Salah satu faktor yang membuat Mourinho dihujani sorotan publik adalah karena hubungannya dengan para pemain. Bukan rahasia lagi jika Mourinho saat ini tengah bersitegang dengan Pogba dan Alexis Sanchez.

Dengan Pogba, Mourinho bersitegang karena menganggap pemain Prancis itu kurang sopan saat MU kalah dari Derby County di Piala Liga. Sementara, Mourinho tak harmonis dengan Sanchez lantaran performa sang pemain belum maksimal.

Ketidakharmonisan inilah yang membuat para pemain tidak betah di bawah asuhan Mourinho. Bahkan, para pemain disebut sengaja membuat MU kalah agar Mourinho segera angkat kaki.

Jika rumor ini benar, manajemen MU jelas harus bertindak cepat.


2. Hubungan dengan Pogba jadi Racun

Hubungan manajer Manchester United, Jose Mourinho, dan Paul Pogba dikabarkan mulai renggang. (AFP/Ian Kington)

Buruknya hubungan Pogba dan Mourinho juga disebut membuat atmosfer ruang ganti MU menjadi negatif. Para pemain lain yang semula tidak ikut campur rumornya mulai terkena dampak.

Penyebab memburuknya hubungan Pogba dan Mourinho bermula saat MU ditahan imbang Wolverhampton Wanderers. Usai pertandingan, Pogba menilai MU seharusnya bermain menyerang.

Merasa taktiknya dikritik, Mourinho tidak tinggal diam. Ia lalu mencopot Pogba dari jabatan wakil kapten. Pogba pun kabarnya juga mulai gerah di MU dan ingin hengkang ke Barcelona.


3. Konflik dengan Manajemen

Ed Woodwaard

Bukan hanya dengan pemain, Mourinho juga punya konflik dengan manajemen MU, khususnya CEO, Ed Woodwaard. Mourinho kesal karena Woodwaard dianggap gagal memboyong pemain incarannya di bursa transfer.

Lanjut Baca:

Di bursa transfer, Mourinho membidik sejumlah nama antara lain Toby Alderweireld dan Harry Maguire. Namun tidak ada yang berhasil dibawa Woodwaard ke Old Trafford. Inilah yang dianggap membuat performa MU menukik drastis, terutama lini belakang. Hingga pekan ke-8, MU sudah kebobolan 14 kali. Baik Mourinho dan Woodwaard sempat digosipkan menggelar pertemuan empat mata. Dalam pertemuan itu, Mourinho mengeluarkan segala unek-uneknya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya