Ini Keperluan Mendesak Pengungsi Korban Gempa Palu dan Donggala

Sutoppo menyatakan, sebanyak 16,732 jiwa terpaksa mengungsi akibat gempa dan tsunami yang menerjang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 30 September 2018, 18:09 WIB
Seorang pria memeriksa kerusakan akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah , Sabtu (29/9). Gelombang tsunami setinggi 1,5 meter yang menerjang Palu terjadi setelah gempa bumi mengguncang Palu dan Donggala. (AP Photo/Rifki)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho melaporkan sebanyak 16,732 jiwa terpaksa mengungsi akibat gempa dan tsunami yang menerjang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Mereka tersebar di 24 titik posko pengungsian. Saat ini sedang membutuhkan bantuan.

Dia merilis, setidaknya ada 11 macam keperluan mendesak yang harus segera disiapkan.

"BBM, air minum, tenaga medis, obat-obatan, rumah sakit lapangan, tenda, terpal, selimut, velbet, water tank, bahan makanan, alat penerangan, genset, dapur umum, kantong mayat, kain kafan, makanan bayi dan anak-anak," kata Sutopo dalam keterangan resminya, Minggu (30/9/2018).

Selain merilis kebutuhan pengungsi, Sutopo juga menyebut 832 korban tewas akibat gempa telah teridentifikasi. Adapun rinciannya 821 korban meninggal di Palu sementara di Donggala terdapat 11 orang.

"Korban gempa dan tsunami per 30 September 2018, Pukul 13.00 adalah 832 meninggal Palu 821 dan Donggala 11," kata Sutopo.

Sementara Sutopo menjelaskan terdapat 540 orang dirawat di rumah sakit. Kemudian terdapat pengungsi terdiri dari 16,732 jiwa tersebar di 24 titik.

"Diperkirakan jumlah korban gempa akan terus bertambah karena masih banyak korban yang belum teridentifikasi, tertimbun dan daerahnya belum dijangkau tim SAR," papar Sutopo.

Jokowi Tinjau Langsung

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah tiba di Kota Palu, Minggu (30/9/2018). Usai memimpin rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah jajarannya terkait gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, Jokowi dan rombongan langsung bergerak untuk meninjau sejumlah titik yang terdampak bencana.

Titik pertama yang dituju adalah Perumnas Balaroa dan tiba pada pukul 13.55 WITA. Di lokasi ini, Jokowi yang mengenakan jaket loreng hijau-hitam TNI meninjau lokasi reruntuhan bangunan dan menyerahkan bantuan.

Setelah itu titik berikutnya yang akan ditinjau Jokowi adalah Pantai Talise. Pantai ini merupakan tempat wisata utama di Palu dan terdampak tsunami paling parah.

Jokowi kemudian menuju Rumah Sakit Undata dan meninjau posko pengungsi di Lapangan Vatulemo.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya