Ketum PAN: Detik-Detik Terakhir Ada Perkembangan Menarik

Zulkifli Hasan meluruskan soal kabar Demokrat dan Gerindra yang kandas berkoalisi.

oleh Liputan6.com diperbarui 09 Agu 2018, 00:10 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan tengah fokus membangun koalisi di Pilpres 2019. Ia menyampaikannya saat meninggalkan kediaman Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Rabu (8/8/2018) malam.

Menurutnya ada peta Pilpres baru yang menarik. Pembahasan kesepakatan koalisi diperkirakannya juga berlangsung panjang.

"Sekarang yang penting itu soal koalisi ya. Ini kan detik-detik akhir ini perkembangannya menarik. Lagi kita ikuti perkembangannya dinamis," katanya.

Ia menyatakan koalisi masih sangat cair. Belum ada satu partai pun yang menyerahkan dukungan resmi kepada calom presiden.

"Kalau mau jujur, belum ada satu partai pun yang mengeluarkan surat kan. Nah oleh karena itu menarik. Kita ikuti saja perkembangan. Hari-hari ini kelihatannya akan panjang ya. Nggak 24 jam, mungkin 48 jam nih," tuturnya.

Nama Zulkifli pun saat ini juga masuk sebagai cawapres Prabowo. Ketua MPR tersebut juga meluruskan soal kabar Demokrat dan Gerindra yang kandas berkoalisi.

Hal itu menyusul cuitan Politikus Demokrat Andi Arief yang menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membayar 500 miliar kepada PKS dan PAN untuk mendukung dirinya menjadi calon wakil presiden bagi Prabowo. Andi juga mengatakan Demokrat kemungkinan tak berkoalisi dengan Gerindra. 

"Ini bukan cerai nggak cerai tapi dinamis," tandas Zulkifli Hasan seraya meninggalkan kediaman Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya