Jakarta Timnas Prancis harus menghadapi Uruguay dalam pertandingan delapan besar Piala Dunia 2018, di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (6/7/2018) malam WIB. Laga nanti diyakini bakal menjadi arena bagi Antoine Griezmann dan Luis Suarez untuk beradu tajam.
Griezmann tidak pernah absen memperkuat Timnas Prancis di Piala Dunia 2018. Bomber Atletico Madrid itu menorehkan statistik apik, mengingat telah mendulang dua gol dari empat pertandingan.
Advertisement
Teranyar, Griezmann turut berkontribusi ketika timnas Prancis meraih kemenangan 4-3 atas Argentina di 16 besar. Sang pemain mampu mendulang satu gol dari titik putih.
Meski bukan pemain terbaik dalam laga kontra Argentina, Griezmann diprediksi bakal menjadi tulang punggung Timnas Prancis saat bersua Uruguay. Selain memiliki teknik olah bola mumpuni, penyerang 27 tahun itu juga dianggap mengetahui titik lemah jantung pertahanan sang lawan.
Griezmann merupakan rekan satu tim kedua bek tengah Uruguay saat ini, yaitu Diego Godin dan Jose Gimenez, di Atletico Madrid. Empat musim bersama merupakan waktu yang cukup bagi mereka untuk saling mengetahui kelemahan satu sama lain.
Apalagi Griezmann juga bakal mendapat dukungan dari rekan-rekannya di Prancis. Nama-nama besar seperti Kylian Mbappe, N'Golo Kante, hingga Paul Pogba, diprediksi siap melayani sang pemain demi kejayaan Les Bleus.
Walau demikian, pelatih Didier Deschamps lebih memilih menyoroti permainan Uruguay daripada Griezmann. Deschamps menganggap La Celeste adalah tim yang tangguh.
"Uruguay adalah tim Amerika Selatan yang sangat sulit dikalahkan. Uruguay mungkin sama dengan Peru. Mereka solid dan agresif. Jadi, menurut saya kami akan menjalani pertandingan yang sulit," kata Deschamps.
Deschamps diprediksi bakal menurunkan skuat terbaiknya saat menghadapi Uruguay. Namun, Prancis tidak dapat diperkuat Blaise Matuidi yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning.
Uruguay Penuh Keraguan
Uruguay menyongsong pertandingan ini dengan penuh keraguan. Top scorer sementara mereka, yaitu Edinson Cavani, masih diragukan tampil karena mengalami cedera hamstring ketika menang 2-1 atas Portugal di 16 besar.
"Pada saat ini, Cavani masih mengalami cedera. Situasi itu membuat dia sangat sedih. Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami dan telah berjuang sangat keras untuk pulih. Dia berkonsentrasi dengan impian dan harapannya," kata pelatih Uruguay, Osacar Tabarez.