Liputan6.com, Jakarta: Belum lagi terpilih dan dilantik secara resmi, ucapan selamat mengalir ke keluarga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Ali Ghufron Mukti. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencalonkan Ali Ghufron sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
Pihak keluarga di Sleman berharap Ali Ghufron mampu mengemban amanat dengan baik jika kelak benar-benar terpilih sebagai wakil menteri kesehatan.
Meski bunga ucapan selamat belum terlihat, sejak kemunculannya di kediaman presiden di Cikeas ditayangkan di sejumlah televisi nasional, ucapan selamat kepada keluarga Ali Ghufron mulai mengalir. Sebagian besar ucapan selamat dari para kerabat dan kolega disampaikan melalui layanan pesan singkat atau SMS.
Ibunda Ali Gufron, Siti Qonaah, hanya bisa mengucapkan rasa syukur jika kelak anaknya memang benar-benar ditunjuk menduduki pos baru di Kementerian Kesehatan. Keluarga berharap Ali Ghufron mampu mengemban amanat itu dengan baik.
"Ya kalau bener, itu memang Allah menghendaki untuk derajat anak saya," kata Siti, Jumat (14/10).
Perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II memasuki tahap akhir. Kamis kemarin, Presiden SBY memanggil mantan Dubes RI untuk Singapura, Wardana. Sosok yang dikenal memiliki jam terbang tinggi dalam menangani perjanjian bilateral di forum regional dan internasional. Ia dicalonkan mengisi pos wakil menteri luar negeri, menggantikan Triyono Wibowo,sebagai pendamping Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.
Di Cikeas, SBY juga memanggil Ali Ghufron Mukti untuk dicalonkan sebagai Wakil Menteri Kesehatan. Ali Ghufron mendapat amanat untuk fokus menangani penyakit-penyakit yang menjadi beban masyarakat.
Selain keduanya, Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Sapta Nirwandar. Birokrat kelahiran Tanjungkarang, Lampung ini dicalonkan sebagai wakil menteri kebudayaan dan pariwisata.
Langkah perombakan kabinet ini dianggap sebagai sebuah kesia-siaan. Selain sama sekali tidak menyentuh permasalahan di tengah masyarakat, langkah ini menegaskan presiden tersandera kepentingan politik partai penyokongnya.
"Bagi saya mubazir. Kita hanya kehilangan energi saya. Saya percaya persepsi publik bahwa terbentuknya pemerintah ini secara subtansial terikat bagaimana menjaga kepentingan masing-masing," ujar Pengamat Politik, J Kristiadi, Jumat (14/10).
SBY siang ini menjadwalkan akan memanggil sejumlah calon menteri yang akan menduduki jabatan di KIB Jilid II. Sementara SBY akan mengumumkan hasil perombakan sebelum 20 Oktober mendatang.(MEL)
Pihak keluarga di Sleman berharap Ali Ghufron mampu mengemban amanat dengan baik jika kelak benar-benar terpilih sebagai wakil menteri kesehatan.
Meski bunga ucapan selamat belum terlihat, sejak kemunculannya di kediaman presiden di Cikeas ditayangkan di sejumlah televisi nasional, ucapan selamat kepada keluarga Ali Ghufron mulai mengalir. Sebagian besar ucapan selamat dari para kerabat dan kolega disampaikan melalui layanan pesan singkat atau SMS.
Ibunda Ali Gufron, Siti Qonaah, hanya bisa mengucapkan rasa syukur jika kelak anaknya memang benar-benar ditunjuk menduduki pos baru di Kementerian Kesehatan. Keluarga berharap Ali Ghufron mampu mengemban amanat itu dengan baik.
"Ya kalau bener, itu memang Allah menghendaki untuk derajat anak saya," kata Siti, Jumat (14/10).
Perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II memasuki tahap akhir. Kamis kemarin, Presiden SBY memanggil mantan Dubes RI untuk Singapura, Wardana. Sosok yang dikenal memiliki jam terbang tinggi dalam menangani perjanjian bilateral di forum regional dan internasional. Ia dicalonkan mengisi pos wakil menteri luar negeri, menggantikan Triyono Wibowo,sebagai pendamping Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.
Di Cikeas, SBY juga memanggil Ali Ghufron Mukti untuk dicalonkan sebagai Wakil Menteri Kesehatan. Ali Ghufron mendapat amanat untuk fokus menangani penyakit-penyakit yang menjadi beban masyarakat.
Selain keduanya, Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Sapta Nirwandar. Birokrat kelahiran Tanjungkarang, Lampung ini dicalonkan sebagai wakil menteri kebudayaan dan pariwisata.
Langkah perombakan kabinet ini dianggap sebagai sebuah kesia-siaan. Selain sama sekali tidak menyentuh permasalahan di tengah masyarakat, langkah ini menegaskan presiden tersandera kepentingan politik partai penyokongnya.
"Bagi saya mubazir. Kita hanya kehilangan energi saya. Saya percaya persepsi publik bahwa terbentuknya pemerintah ini secara subtansial terikat bagaimana menjaga kepentingan masing-masing," ujar Pengamat Politik, J Kristiadi, Jumat (14/10).
SBY siang ini menjadwalkan akan memanggil sejumlah calon menteri yang akan menduduki jabatan di KIB Jilid II. Sementara SBY akan mengumumkan hasil perombakan sebelum 20 Oktober mendatang.(MEL)