Cara Jasa Marga Purbaleunyi Tingkatkan Layanan Hadapi Arus Mudik 2018

Ada satgas yang dibentuk untuk menghadapi arus mudik kali ini.

oleh Arie Nugraha diperbarui 09 Jun 2018, 15:19 WIB
Ilustrasi arus mudik. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Bandung - PT Jasa Marga Purbaleunyi mengerahkan 370 anggotanya, yang terdiri dari 70 orang tim satuan tugas serta 300 orang tim operasional, dalam menghadapi mudik Lebaran 2018. Tanggung jawab satuan tugas adalah memastikan seluruh perencanaan penanganan masa mudik berjalan lancar di ruas tol Purbaleunyi maupun Cipularang.

Menurut General Manager PT Jasa Marga Purbaleunyi Reza Febriano, kelancaran arus mudik bisa diukur dari seluruh pelayanan jalan tol. Ia menyebutkan seluruh pelayanan jalan tol selama perjalanan mudik Lebaran 2018 dipimpin oleh kepala satuan tugas yang membawahi beberapa petugas koordinator.

"Koordinatornya tuh mulai dari koordinator bidang layanan transaksi, layanan traffic management, layanan konstruksi atau pemeliharaan kemudian layanan rest area sekarang yang memastikan bahwa semua kegiatan berjalan dengan lancar sesuai rencana yang kita buat," kata Reza dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/6/2018.

Ia mengungkapkan anggotanya akan didukung sembilan mobil layanan jalan tol, 22 mobil derek, empat ambulan serta dua kendaraan dari unit penyelamatan (rescue). Sebanyak enam posko kesehatan didirikan disepanjang jalur tol Purbaleunyi-Cipularang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat.

Fasilitas umum seperti toilet yang tersedia juga ditambah. Reza mengatakan akan menempatkan toilet mobile di tempat peristirahatan (rest area).

"Saat pengarahan saya sampaikan untuk perbaikan pelayanan di rest area," ujar Reza.

PT Jasa Marga menyatakan selama ini rest area di jalur untuk ruas Cipularang dan Padaleunyi relatif sedikit menjadi kendala bagi kelancaran arus lalulintas. Namun, kata Reza, penanganannya harus lebih baik lagi pada masa perjalanan mudik Lebaran 2018.

Saksikan video pilihan di bawah ini

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya