Liputan6.com, Sleman: Kondisi di sekitar kawasan Gunung Merapi yang eksotis kembali bisa dinikmati masyarakat. Di area objek wisata Ledok Sambi, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta keindahan kawasan Gunung Merapi tersebut dapat dilihat dari atas dengan sarana flying fox.
Beberapa waktu silam, keindahan kawasan di sekitar Gunung Merapi tak bisa dinikmati karena masih berstatus bahaya. Kini untuk menikmati pemandangan kawasan yang indah itu, tak perlu harus berjalan kaki melintasinya, tapi bisa dilakukan dengan 'terbang' menggunakan sarana flying fox hanya dengan membayar Rp 30 ribu. Jalur lahar dingin yang biasa dilalui tumpahan lahar dari mulut Merapi, bisa Anda lihat dengan sangat jelas dari atas.
Menurut pengelola Wahana Wisata, Edi Hartono, alat 'terbang' flying fox membentangkan sling sepanjang 200 meter dari sisi barat Kali Kuning sampai ke timur dan kembali lagi ke barat. Dalam bentangan lintasan tersebut terdapat tiga pos. Kondisi Kali Kuning kini terlihat makin lebar karena kerap terkena gerusan lahar dingin yang masih terus dimuntahkan dari mulut Merapi.
Pihak BPPTK Yogyakarta memberikan catatan atas lokasi wisata ini sebagai kawasan rawan bencana Merapi. Kawasan Wahana Wisata rencana akan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dengan bentangan flying fox yang lebih pendek. (Vin)
Beberapa waktu silam, keindahan kawasan di sekitar Gunung Merapi tak bisa dinikmati karena masih berstatus bahaya. Kini untuk menikmati pemandangan kawasan yang indah itu, tak perlu harus berjalan kaki melintasinya, tapi bisa dilakukan dengan 'terbang' menggunakan sarana flying fox hanya dengan membayar Rp 30 ribu. Jalur lahar dingin yang biasa dilalui tumpahan lahar dari mulut Merapi, bisa Anda lihat dengan sangat jelas dari atas.
Menurut pengelola Wahana Wisata, Edi Hartono, alat 'terbang' flying fox membentangkan sling sepanjang 200 meter dari sisi barat Kali Kuning sampai ke timur dan kembali lagi ke barat. Dalam bentangan lintasan tersebut terdapat tiga pos. Kondisi Kali Kuning kini terlihat makin lebar karena kerap terkena gerusan lahar dingin yang masih terus dimuntahkan dari mulut Merapi.
Pihak BPPTK Yogyakarta memberikan catatan atas lokasi wisata ini sebagai kawasan rawan bencana Merapi. Kawasan Wahana Wisata rencana akan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dengan bentangan flying fox yang lebih pendek. (Vin)