Liputan6.com, Ambon: Usai salat Idulfitri, warga muslim dan nasrani di kawasan Mardika, Ambon, Maluku, Rabu (31/8), saling berkunjung serta memberi di antara mereka. Ibu Dewi, misalnya. Usai salat Id, ia mengantarkan kue Lebaran ke tetangganya di Kompleks Mardika, Ambon. Sembari berbagi kebahagiaan dengan hantaran kue, mereka saling bermaafan.
Apa yang dilakukan Ibu Dewi bukan simbolis semata. Tapi, sejak dulu toleransi umat beragama di Ambon memang sangat tinggi. Saat persaudaraan sempat terkoyak, mereka ingin merajut lagi kebersamaan yang pernah ada. Ibu Ace yang yang mendapat hantaran kue Lebaran berharap masyarakat di Maluku bisa hidup berdampingan seperti dulu lagi.
Toleransi serupa juga ditunjukan warga nasrani dari Kudamati dan Batu Gajah, Ambon. Usai umat muslim melaksanakan salat Id, mereka langsung membersihkan sampah dari bekas koran yang berserakan di halaman Masjid Raya Alfatah dan jalan utama.
Sebelumnya, saat kotbah salat Idulfitri, khotib berpesan agar toleransi antarumat beragama di Kota Ambon terus dijaga agar Maluku cepat pulih pascakonflik antarkomunitas 12 tahun silam.(BOG)
Apa yang dilakukan Ibu Dewi bukan simbolis semata. Tapi, sejak dulu toleransi umat beragama di Ambon memang sangat tinggi. Saat persaudaraan sempat terkoyak, mereka ingin merajut lagi kebersamaan yang pernah ada. Ibu Ace yang yang mendapat hantaran kue Lebaran berharap masyarakat di Maluku bisa hidup berdampingan seperti dulu lagi.
Toleransi serupa juga ditunjukan warga nasrani dari Kudamati dan Batu Gajah, Ambon. Usai umat muslim melaksanakan salat Id, mereka langsung membersihkan sampah dari bekas koran yang berserakan di halaman Masjid Raya Alfatah dan jalan utama.
Sebelumnya, saat kotbah salat Idulfitri, khotib berpesan agar toleransi antarumat beragama di Kota Ambon terus dijaga agar Maluku cepat pulih pascakonflik antarkomunitas 12 tahun silam.(BOG)