Mudah Stres dan Jadi Posesif, Berikut 5 Perubahan pada Wanita Setelah Menikah

Menjadi seorang istri pasti merupakan hal yang paling membahagiakan. Meski begitu, ada perubahan signifikan yang bisa terlihat ketika menjadi istri.

oleh Liputan6.com diperbarui 18 Apr 2018, 15:00 WIB
Ilustrasi pasangan bahagia (iStockphoto/Ivanko_Brnjakovic)

Liputan6.com, Jakarta Menjalankan bahtera rumah tangga bukanlah perkara yang mudah. Meski begitu, menjalin hubungan pernikahan bersama kekasih yang kita cinta, bisa menjadi momen yang membahagiakan dalam kehidupan. Walaupun perjalanan dalam rumah tangga sebenarnya bisa tak semulus yang kita duga pada awalnya.

Di awal-awal menjalin kehidupan sebagai pasutri, ada perubahan besar dalam kehidupan kedua pasangan setelah menikah. Sifat sejati pasangan bisa terlihat jelas dan berubah. 

Biasanya yang menunjukan perubahan besar saat menikah yakni pihak wanita. Sebagai seorang istri, mereka akan tumbuh menjadi wanita yang lebih dewasa.

Kira-kira perubahan apa saja yang terjadi pada wanita setelah menikah? Berikut rangkumannya.

2 dari 6 halaman

1. Auranya jadi lebih tenang

Ilustrasi pasangan muda

Meski mungkin bakal stres dan tertekan dengan peran baru, tapi aura wajah wanita yang sudah menikah biasanya akan terlihat lebih tenang. Walau pada beberapa kesempatan tampak lelah, tapi ketika tersenyum terlihat rona yang berbeda dari biasanya.

Batin dan perasaan yang lebih tenang karena sudah memiliki sandaran bisa jadi salah satu faktor penyebabnya. Bukan cuma sandaran hati, sandaran materi sampai ajal menjemput juga sudah terjamin.

Selain terlihat lebih kalem, biasanya wanita yang sudah menikah juga menunjukkan aura percaya diri yang berbeda. Kesannya jadi lebih dewasa dan matang.

3 dari 6 halaman

2. Dari cuek jadi posesif dan sebaliknya

Ilustrasi relationship - Film Posesif. (Foto: istimewa)

Namanya saja sudah sah jadi suami istri. Wanita yang dulunya cuek bakal jadi lebih posesif. Karena sudah merasa memiliki dan dimiliki, wanita mungkin bakal jadi lebih cemburuan dari biasanya. 

Kalau sudah begini, suami harus mulai memberikan pengertian. Apalagi kalau kecemburuan ini sudah membuat kedua belah pihak merasa tak nyaman.

Sementara wanita yang dulu suka cemburuan biasanya justru lebih anteng setelah diperistri. Pasalnya sudah ada kejelasan status. Suami juga bisa disanding setiap hari. Pendeknya, tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan.

4 dari 6 halaman

3. Tak sungkan sering komplain pada pasangan

Ilustrasi Foto Pertengkaran Suami Istri (iStockphoto)

Kalau dulu waktu masih belum menikah mungkin masih malu-malu atau sungkan untuk komplain dengan pasangan, kini setelah menikah kamu jadi merasa lebih bebas untuk menyatakan hal-hal yang membuatmu kurang nyaman.

Tapi ini sebenarnya hal yang positif karena jadi tanda kalau kamu sudah merasa benar-benar diterima dan nyaman dengan suami.

Ketika kamu sudah lebih bebas menyampaikan komplain, ini juga jadi sinyal kalau kamu sudah lebih terbuka. Asal ya nggak kebablasan saja. Namun, perlu diingat juga kalau perubahan ini bisa berbeda pada setiap pasangan. Bisa jadi kamu akan mengalami semua perubahan yang disebutkan di atas.

Itulah beberapa kemungkinan besar terjadi buat perempuan yang sudah menikah akan mengalami perubahan, baik karakter, sifat dan pemikiran yang berbeda dari sebelumnya.

5 dari 6 halaman

4. Jadi gampang stres

Ilustraasi foto Liputan 6

Memang nggak semuanya bakal mengalami hal ini. Tapi pada beberapa kasus, tingkat stres perempuan yang sudah menikah akan meningkat. Hal ini berkaitan dengan makin banyaknya tanggung jawab yang dimiliki.

Selain itu, karena pernikahan tak hanya menyatukan dua individu tapi juga dua keluarga, maka proses adaptasi juga bisa mendatangkan stres bagi sang istri.

Tetapi meskipun sedikit-sedikit stres, wanita yang sudah menjadi istri juga cenderung lebih kalem dalam menghadapi masalah.

6 dari 6 halaman

5. Lebih mudah berkompromi

Berantem itu adalah sebuah persoalan yang biasa dihadapi setiap pasangan. Saat si dia marah, kamu bisa membuatnya tak marah lagi kok. (Ilustrasi: Kelas Cinta)

Meski awalnya sulit, tapi lama kelamaan kamu akan lebih mudah berkompromi dengan semua hal baru yang kamu alami. Khususnya berkompromi dengan semua kelebihan dan kekurangan yang dimiliki suami.

Dalam menghadapi masalah pun rasanya mereka berubah jadi lebih fleksibel. Pasalnya mereka memang sudah mulai belajar untuk bersabar. Apalagi suami mungkin juga melakukan hal yang sama.

Kalau sebelumnya kamu melakukan segalanya sendiri, kini mau tak mau kamu harus bisa melakukan kompromi atau diskusi dengan suami terkait berbagai hal yang kamu lakukan. Inilah yang namanya pernikahan.

Reporter

Endah Wijayani

Sumber: Vemale.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya