Liputan6.com, Jakarta: Harga minyak mentah Jumat sore (29/7) mengalami penurunan. Sejak pagi harga minyak terus melorot meski cenderung bergerak terbatas. Pelemahan harga minyak masih dibayangi oleh adanya sentimen mengenai kekhawatiran investor terhadap kondisi finansial AS, menyusul belum disahkannya kebijakan batas hutang AS. Disaat yang bersamaan, ancaman penurunan rating kredit juga mengancam ekonomi AS, ditengah ekspektasi negatif penurunan data pertumbuhan ekonomi AS di kuartal kedua tahun ini. Minyak mentah berjangka untuk September mengalami penurunan 37 sen menjadi 97,07 dolar AS per barel. Sedangkan minyak mentah jenis Brent melemah 3 sen menjadi 117,39 dolar AS per barel. Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, harga minyak diperkirakan masih bergerak tertekan dengan level support sebesar 96,67 dolar AS per barel, dan level resistant sebesar 97,30 dolar AS per barel. (http://www.vibiznews.com/mla)
Minyak Mentah Turun, Dekati Kisaran 96 Dolar AS
Harga minyak mentah Jumat sore (29/7) mengalami penurunan, dan bergerak di kisaran 96 dolar AS per barel.
Diterbitkan 29 Juli 2011, 18:02 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Ciri Orang yang Mudah Merasa Bersalah Meski Tidak Melakukan Kesalahan dan Cara Mengatasinya
- 10 jam yang lalu
7 Ciri Orang yang Tidak Pernah Menghapus Chat Lama Menurut Psikologi, Ternyata Berkaitan dengan Kenangan
- 10 jam yang lalu
Trik Memisahkan Plastik yang Saling Menempel Tanpa Merobeknya, Mungkin Bisa Berguna saat Darurat
- 13 jam yang lalu
Selalu Memilih Mendengarkan Musik Saat Bekerja? Ini Makna di Balik Kebiasaan Tersebut
- 1 hari yang lalu
Warna Baju Yang Sering Dipakai Orang Cerdas Berdasarkan Studi Psikologi, Ini 5 Alasannya