Thailand dan Kamboja Umumkan Gencatan Senjata

Thailand dan Kamboja mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran sengit setelah tujuh hari bentrokan. Bentrokan terakhir terjadi Kamis (28/4) pagi.

oleh Liputan6Diterbitkan 28 April 2011, 20:42 WIB
Liputan6.com, Phnom Penh: Thailand dan Kamboja mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran sengit setelah tujuh hari bentrokan. Hal itu diungkapkan juru bicara pemerintah Thailand Panitan Wattanayagorn, Kamis (28/4).

"Setelah militer Thailand dan Kamboja mengadakan diskusi, kesepakatan telah dicapai dengan perjanjian gencatan senjata. Pos pemeriksaan perbatasan pun akan dibuka kembali," ungkapnya seperti dilansir dari Channel News Asia.

Ia menambahkan, "Perjanjian gencatan senjata itu merupakan sebuah awal. Kita harus menunggu dan melihat bagaimana situasi di lapangan nantinya. Tapi kami yakin semua ini bisa dijalankan dengan baik."

Perjanjian ini dibuat setelah pertempuran sengit kembali berkobar di perbatasan Thailand-Kamboja pagi tadi. Sedikitnya 15 orang tewas dari keduabelah pihak. Ribuan orang yang tinggal di sekitar perbatasan kedua negara pun bergegas mengungsi ke tempat yang dirasa lebih aman. [baca: Perang Pecah Lagi di Perbatasan Thailand-Kamboja]. (Vin)


POPULER

Berita Terkini Selengkapnya