Harga Gas PGN Bakal Naik 15 Persen

Kendati demikian, kenaikan gas nantinya bukan menjadi kenaikan nasional, hanya daerah tertentu saja yang harga jual gasnya naik. "Kenaikan harga itu berlaku untuk pelanggan Jawa bagian barat. Jadi ini bukan kenaikan nasional," tandas Direktur Utama PGN Hendi Priyo Santoso.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 April 2011, 14:36 WIB

Liputan6.com, Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk. memperkirakan harga gas nasional akan mengalami kenaikan sekitar 15 persen ke pelaku industri. Hal ini akibat harga gas yang memang mengalami kenaikan juga. Hal itu disebabkan pula tren harga kenaikan gas yang terjadi dan untuk menutup defisit gas.

"Tergantung dari kebijakan hulu, kalau dari kebijakan hulu ada perubahan, ya kita di hilir mengikuti," kata Direktur Utama PGN Hendi Priyo Santoso kepada wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (13/4).

Terkait kenaikan harga, dia akan melihat tren harga gas ke depannya. Namun demikian, dia yakin bahwa tren harga gas saat ini cenderung naik. "Jadi opsi kenaikan harga sangat berpotensi besar. Trennya tahun lalu naik, jadi kita akan lihat ke depan (will see)," ujarnya. Dikatakan pula, jika kondisi pasokan gas saat ini juga memang mengalami ketimpangan. "Stok gas PGN sekira 900 mmscfd," ujarnya.

Sekarang ini, Hendi menjelaskan, PGN memperoleh gas dari beberapa pihak. Antara lain Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java mencapai US$ 5,4 per juta kaki kubik per hari, gas baru dari Medco total 82 juta kaki kubik per hari dengan harga US$ 5-5,4 per juta kaki kubik per hari. Sedangkan untuk harga suplai dari Pertamina bagian barat Jawa sudah mencapai US$ 4,5 per MMBTU.

Hendi memperkirakan harga gas nasional akan mengalami kenaikan. Hal itu dengan mempertimbangkan tren tahun lalu harga gas yang naik. "Harga gas tergantung dari kebijakan hulu, kalau dari kebijakan hulu ada perubahan ya kita di hilir mengikuti, tren tahun lalu sih naik," imbuhnya.

Kendati demikian, kenaikan gas nantinya bukan menjadi kenaikan nasional, hanya daerah tertentu saja yang harga jual gasnya naik. "Kenaikan harga itu berlaku untuk pelanggan Jawa bagian barat. Jadi ini bukan kenaikan nasional," tandasnya.(ANS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya