Liputan6.com, Madrid - Bursa transfer musim panas 2018 akan menjadi periode yang sibuk bagi Real Madrid. Tak hanya sibuk berburu pemain, mereka mungkin juga akan ditinggal beberapa penggawa, terutama yang minim dapat kesempatan tampil.
Salah satu penyebab keterpurukan Real Madrid pada 2017/2018 adalah pasifnya mereka di bursa transfer musim panas 2017. Meski kehilangan banyak pemain berkualitas, mereka enggan mencari pengganti.
Advertisement
Seperti diketahui, nama-nama top seperti Danilo da Silva, Alvaro Morata, Pepe, dan James Rodriguez hengkang dengan status permanen atau pinjaman. Padahal mereka memiliki peran vital dalam kesuksesan Los Blancos di musim 2016/2017.
Real Madrid mungkin akan kembali ditinggal beberapa pemainnya. Beberapa dari mereka adalah pemain muda yang jarang mendapat kesempatan tampil. Padahal, mereka termasuk pemain yang memiliki kemampuan untuk menjadi pemain bintang. Berikut daftarnya:
3. Marco Asensio (22 tahun)
Sebagai seorang gelandang muda, Asensio disebut memiliki potensi yang sangat besar. Ia sudah membuktikan lewat perjuangannya bersama Real Mallorca di awal karier profesionalnya. Mallorca saat itu bermain di Segunda B.
Dari Mallorca, ia pun langsung dibeli Madrid pada musim panas 2015 dengan biaya 3,9 juta euro. Namun, Madrid langsung meminjamkannya ke Spanyol untuk musim 2015/2016. Di sana, ia berkembang secara individu. Buktinya, ia mampu mengemas empat gol dan 15 assist dari 37 laga.
Madrid pun memanggilnya kembali untuk musim 2016/2017. Musim perdananya bersama Madrid dilewati dengan aksi memukau. Statistiknya adalah 10 gol dan empat assist dari 38 laga. Dengan sumbangsihnya itu, tentu Asensio mengharapkan peran yang lebih inti di musim ini.
Sayangnya, hal itu tak didapat pemain berkaki kidal tersebut. Meski sudah tampil dalam 33 laga, mencetak empat gol, dan menciptakan empat assist, sebagian besar penampilannya didapat sebagai pengganti. Tentu Asensio memiliki alasan kuat untuk meninggalkan Santiago Bernabeu.
2. Mateo Kovacic (23 tahun)
Dengan banderol 35 juta euro saat dibeli dari Inter Milan pada musim panas 2015, peran Kovacic jelas dinanti banyak fans Madrid. Masalahnya, pelatih Zinedine Zidane sendiri seakan enggan memberikan kepercayaan penuh kepada pemain asal Kroasia itu.