Kepindahan Undip, Keberanian Menempuh Keterbatasan

Kampus Universitas Diponegoro (Undip) yang awalnya terletak di Pleburan dipindah ke Tembalang, Semarang, pada September 2010. masih menjadi perbincangan yang hangat. Perpindahan membawa dampak besar dalam kegiatan belajar dan mengajar para dosen dan mahasiswanya.

oleh Liputan6Diterbitkan 31 Maret 2011, 14:25 WIB
Citizen6, Semarang: Kepindahan kampus Universitas Diponegoro (Undip) yang awalnya terletak di Pleburan ke Tembalang, Semarang, Jawa Tengah pada September 2010 lalu masih menjadi perbincangan yang hangat.

Seperti perbincangan kami dengan M. Bayu Widagdo Desain Komunikasi Visual di kantor jurusan komunikasi di Fisip, Kamis (31/3). Menurut Bayu, perpindahan Undip ke Tembalang tentu membawa dampak besar, terlebih di fakultas beliau mengajar.

Gedung FISIP sendiri masih perlu berbenah, dapat dilihat dari fasilitas seperti AC yang tidak berfungsi dengan baik, belum maksimalnya Gedung C, parkiran mahasiswa yang longsor hingga belum adanya kantin.

Secara keseluruhan menurut Bayu, kekurangan-kekurangan tersebut merupakan proses dari adaptasi. Segala perubahan memerlukan adaptasi untuk menjadi lebih baik.

Lain halnya menurut salah satu mahasiswa D3 PR 2009, M. Anwar. Menurut dia, sebagai mahasiswa gedung FISIP sudah layak pakai. Sebagai contoh Gedung C yang tidak terpakai, tidak terlalu berpengaruh karena kegiatan perkuliahan dilakukan di gedung A dan B.

Justru Anwar mengaku salut dengan FISIP yang berani mengambil keputusan untuk pindah secara total, tidak seperti fakultas hukum yang hanya memindahkan mahasiswanya hanya angkatan 2010 dengan alasan seperti minimnya lahan parkir.

FISIP menurut Anwar mampu mengambil konsekuensi. Dengan perpindahan ini diharapkan mahasiswa dapat terus mampu belajar dengan baik, dan mengukir prestasi meskipun dengan keterbatasan yang ada.

Sekali lagi, segala perubahan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Semua tergantung bagaimana menyikapi kekurangan agar menjadi pemacu untuk menjadi yang lebih baik. (Pengirim: Kelompok 39)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya