Liputan6.com, Solo - Wiebe Wakker bule asal Belanda yang melakoni tur puluhan negara untuk kampanye penggunaan mobil listrik mampir di Kota Solo. Genap 660 hari, Wiebe Wakker melintasi sebanyak 31 negara menggunakan mobil modifikasinya.
Wiebe Wakker sudah tiba di Solo sejak Senin, 1 Januari 2017 kemarin. Selang sehari, ia mengunjungi Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Tiba di Balaikota Solo, Wiebe menunggangi mobil jenis SUV dengan warna biru muda.
Advertisement
Mobil listrik bernama Plug Me In itu merupakan mobil modifikasi Volkswagen Golf Variant. Lantas dari modifikasi ini bisa dihasilkan mobil listrik dengan tenaga sebesar 150 kw.
Mobil ini awalnya merupakan proyek untuk kelulusan kuliahnya. Untuk modifikasi mobil ini menghabiskan dana 80.000 euro ( 1,3 miliar).
"Saya mulai melakukan tur keliling sejak Maret 2016 silam, " kata Wiebe yang lulus kuliah pada tahun 2014 lalu, di Balai Kota Solo, Selasa 2 Januari 2017.
Selama kurun 660 hari, Wiebe setidaknya sudah menempuh lebih dari 52.000 kilometer. Karena ini merupakan mobil listrik yang membutuhkan waktu untuk pengisian baterai sebagai bahan bakar, Wiebe harus berhenti di satu kota dari ke kota.
"Saya harus men-charge baterai selama 12 jam untuk menempuh jarak 200 kilometer. Jadi setelah 200 kilometer, harus berhenti di satu kota untuk men-charge baterai, " jelas dia.
"Saya tidak membawa uang. Selama di perjalanan, saya hanya mengandalkan bantuan dari berbagai pihak. Seperti mengisi daya, tempat untuk tidur dan makan, " kata dia.
"Habis dari Solo nanti ke Ngawi kemudian Surabaya, Bali, Flores dan Dili. Setelah itu mobil dikapalkan menuju Darwin, sedangkan saya akan naik pesawat, " ucapnya.