Liputan6.com, Reputasi Lionel Messi sebagai pemain terbaik di dunia tak perlu diragukan lagi. Kecuali Cristiano Ronaldo, tak ada satu pun pemain saat ini yang dinilai mampu menandingi bintang Barcelona tersebut.
Advertisement
Lionel Messi menjadi salah satu pemain yang sempat dianggap kontroversial karena vonis kasus pajak.
Diterbitkan 22 Desember 2017, 20:00 WIBLiputan6.com, Reputasi Lionel Messi sebagai pemain terbaik di dunia tak perlu diragukan lagi. Kecuali Cristiano Ronaldo, tak ada satu pun pemain saat ini yang dinilai mampu menandingi bintang Barcelona tersebut.
Advertisement
tus 2013, pihak Messi sudah membayar kewajiban pajak dan bunganya senilai 5 juta euro atau sekitar Rp 81,2 miliar. Tapi, Pengadilan Barcelona tetap menggulirkan kasus penggelapan pajak tersebut. Dalam skandal The Panama Papers, terungkap jika Messi dan ayahnya, Jorge Horacio memiliki sebuah perusahaan di Panama bernama Mega Star Enterprises Inc. Dalam bocoran catatan firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca, perusahaan ini disebut menampung jutaan uang dari kontrak hak citra Messi. Pada 2 Juni 2016, Messi menjalani sidang perdana kasus tuduhan penggelapan pajak di Pengadilan Barcelona. Ia tampak kebingungan ketika menjawab pertanyaan hakim. Messi mengaku tidak pernah membaca secara detail setiap dokumen yang ditandatanganinya karena mempercayakan semua itu kepada ayahnya. Pengadilan akhirnya memvonis Messi bersalah pada 6 Juli 2016. La Pulga (julukan Messi) dijatuhi hukuman penjara 21 bulan. Selain itu, bintang Barcelona ini juga harus membayar denda dua juta euro atau sekitar Rp 29 miliar. Kasus itu sendiri baru selesai pada Juli 2017. Itu setelah Messi akhirnya rela membayar denda menyusul vonis pengadilan. Seperti Messi, ayahnya juga mengganti hukumannya dengan membayar denda. Tetapi, jumlah yang dibayarkan Jorge Horacio hanya 180.000 euro (Rp 2,75 miliar).