Warga Bandung Dilarang Rayakan Tahun Baru di Pasupati

Perayaan tahun baru di Jembatan Pasupati akan mengganggu arus lalu lintas. Ini tiga tempat alternatifnya.

oleh Arya Prakasa diperbarui 14 Des 2017, 08:00 WIB
Ilustrasi Foto Pergantian Tahun atau Tahun Baru (iStockphoto)

Liputan6.com, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melarang warga merayakan pergantian tahun 2018 di jembatan layang Pasupati. Tiga tempat istimewa telah disediakan Ridwan Kamil untuk warga Bandung merayakan tahun baru.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, jembatan layang Pasupati masih dalam tahap perbaikan saluran air. Untuk keselamatan, warga Bandung diimbau merayakan di tiga tempat istimewa, yaitu Jalan Cicendo, Alun-alun Ujungberung, dan Jalan Asia Afrika.

"Nanti juga diimbau oleh Pak Kapolres, untuk keamanan, enggak boleh ada perayaan tahun baru di atas Pasupati. Perbaikan belum selesai," ujar Emil di Markas Polrestabes Bandung, Rabu (13/12/2017).

Dipilihnya tiga tempat sebagai tempat perayaan Tahun Baru, kata Emil, karena telah mewakili tiga wilayah di Kota Bandung, yaitu barat, timur, dan tengah. Di samping itu, bertujuan agar aktivitas warga terpusat di satu titik.

Jangan sampai urusan keselamatan dikorbankan gara-gara hanya untuk perayaan," kata dia.

Sementara itu, hal yang sama dikatakan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo. Selain keselamatan, juga demi menjaga kelancaran lalu lintas.

"Tidak ada perayaan tahun baru di situ, karena akan mengganggu arus lalu lintas dan juga faktor keamanan," ucap Hendro.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya