Liputan6.com, Jakarta
Warga Kampung Jambu beramai-ramai ke rumah sakit untuk menjenguk Ilham (Aditya Zoni). Markasan (Qubil AJ) seperti biasa, memilih acuh bahkan terus mendoakan buruk keluarga Okim (Aditya Hervapi). Namun karena jadi gunjingan warga, Markasan dan Omeh (Cut Memey) akhirnya ikut datang ke rumah sakit. Kunjungan keduanya pun langsung menuai pujian. Namun siapa sangka, lagi-lagi mereka bikin kekacauan.
Advertisement
Apa yang mereka lakukan kali ini hingga membuat Ilham, Tinjun (Devi Permatasari), dan warga kembali mengelus dada? Berikut sinopsis sinetron Tuhan Ada di Mana-Mana episode 64 yang akan tayang Kamis, 7 Desember 2017 sore ini.
Semua orang menatap Tinjun yang membuka bungkus tongkat. Saat pembungkus terbuka, semua wajah langsung berubah tegang dengan mata melotot dan bibir ternganga. Semuanya pun mengucap istighfar. Tongkat yang ada di tangan Tinjun ternyata batang pohon singkong yang atasnya dibungkus kertas, dan bawahnya diberi alas sendal jepit bekas yang diikat dengan karet. Tinjun menjerit keras. Markasan dan Omeh terpingkal-pingkal. Wajah Ilham merah padam. Matanya berkilat antara marah dan mau menangis.
Warga Kampung Jambu berkumpul di masjid. Markasan lalu mengumumkan sesuatu. Dia mau mengajak semua warga untuk menyaksikan proses penangkapan Landung yang menabrak Darno. Markasan bilang, ia sudah melaporkan Landung dan Sadut ke kantor polisi. Tiba-tiba terdengar suara lantang Omen. Markasan menoleh kaget, tapi tetap menantang. Semua menggeleng kepala dan mengucap Istighfar mendengar ucapan Markasan. Omen juga tampak ternganga tak terima mendengar ucapan Markasan. Namun Markasan sendiri tidak perduli.