5 Alasan Barcelona Akan Juara Liga Champions Musim Ini

Barcelona tengah menunjukkan performa bagus di La Liga dan Liga Champions.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 17 November 2017, 22:21 WIB
Barcelona berpeluang besar jadi juara Liga Champions musim ini. (AFP/Josep Lago)

Liputan6.com, Barcelona - Musim ini, Barcelona boleh dibilang tengah on-fire di La Liga. Saat ini mereka masih menjadi pemuncak klasemen meninggalkan Real Madrid.

Performa mereka di Liga Champions juga rancak punya. Makanya, tak berlebihan rasanya memprediksi klub Catalonia itu bakal menjuarai Liga Champions musim depan.

Pasukan Ernesto Valverde sejatinya memulai musim dengan kekalahan 1-5 secara agregat oleh Real Madrid di Supercopa de Espana. Hal ini sempat memunculkan rasa pesimisme pendukung Barcelona.

Akan tetapi, belakangan mereka sukses menjawab kritik. Dari 11 laga La Liga sejauh ini, mereka nyaris menyapu bersih dengan kemenangan. Hanya Atletico Madrid saja lah yang bisa menahan mereka.

Kesuksesan itu juga menular ke Liga Champions. Dalam Grup D, El Barca sukses puncaki klasemen dengan tiga kemenangan dan sekali imbang dalam empat laga.

Pencapaian itu membuat Barcelona diprediksi jadi juara Liga Champions. Berikut ada lima alasan kuat di balik itu, menurut Sportskeeda:

 


5. Balas Dendam

Dengan pemain yang telah memenangkan Liga Champions empat kali dalam skuat, fakta bahwa Barcelona cuma lolos ke semifinal hanya sekali dalam empat musim terakhir. Itu jelas adalah kekecewaan besar bagi para pemain.

Terakhir kali Barca mengesankan adalah pada 2014 lalu. Kala itu kesuksesan mereka dilengkapi dengan raihan treble. Namun itu berhenti dua musim berikutnya.

Musim lalu Barcelona sempat dipermalukan Juventus 0-3 di perempat final. (AFP/Lluis Gene)

Musim lalu paling diingat. Mereka bahkan sempat dibantiai 0-4 oleh PSG dan 0-3 dari Juventus. Nah musim ini menjadi salah satu pelampiasan buat Barca.

Barca juga cuma kehilangan 2 poin dalam 11 pertandingan, mencetak 30 gol dan kebobolan sedikit. Ini jelas menunjukkan ambisi sesungguhnya Barca yang sempat hilang di bawah Luis Enrique.

 


4. Hidupnya Kembali Sayap Kanan

Meskipun transfer Neymar banyak dipertanyakan, Barca terus memperbaiki posisi sayap kanan. Alih-alih terpuruk karena tak ada Neymar, mereka justru melejit.

Sergi Roberto (AP /Manu Fernandez)

Lanjut Baca:

Adanya Sergi Roberto, Nelson Semedo dan Gerard Deulofeu membuat sayap kanan hidup, tak lagi monoton seperti musim lalu di mana serangan Barca acap dimulai dari sebelah kiri yang ditempati Neymar. Semedo telah menjadi penanda penting yang dianggap sebagai suksesor tepat Dani Alves. Gerard Deulofeu telah menjadi pemain yang mulai inti. Saat di lapangan, sebagian besar serangan dimulai di sisinya. Ivan Rakitic juga kembali hidup karena hal itu dan telah mengembalikan perannya lebih nyaman seperti sebelumnya, dan itu adalah tanda bagus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya