Perbasi Apresiasi Perhelatan Perbasi Cup

Ketua umum Perbasi, Danny Kosasih, mengapresiasi keseriusan para pemilik klub basket putri di Indonesia untuk terus menggelar kompetisi.

oleh Andhika Putra diperbarui 14 Nov 2017, 15:55 WIB
Srikandi Cup bakal segera bergulir mulai pada 20 November 2017. (Bola.com/Andhika Putra)

Jakarta - Ketua umum Perbasi, Danny Kosasih, mengapresiasi keseriusan para pemilik klub basket putri di Indonesia untuk terus menggelar kompetisi melalui Srikandi Cup. Danny menyebut Indonesia merupakan salah satu negara dengan kompetisi basket putri paling aktif di dunia.

Meski tak memiliki badan liga resmi, delapan klub basket putri yakni Surabaya Fever, Sahabat Semarang, Merpati Bali, Merah Putih Samator Jakarta, Tanago Friesan Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Flying Wheel Makassar, dan GMC Cirebon, berkomitmen tetap menggelar kompetisi. Sebanyak delapan klub dipastikan bakal berpartisipasi pada Srikandi Cup.

"Ini sebuah kemajuan luar biasa di mana delapan klub basket putri bisa berkumpul dan menggelar kompetisi. Tak banyak negara yang bisa melakukan kompetisi basket dengan banyak peserta di negara lain dan Indonesia harus bangga akan hal ini," ujar Danny saat dijumpai di Gedung GPO TVRI, Selasa (14/11/2017).

Srikandi Cup masih berjalan dengan dana mandiri dari setiap klub yang menjadi tuan rumah. Menurut Danny, jika musim perdana Srikandi berjalan mulus, bukan tidak mungkin para sponsor akan tertarik mendanai kompetisi tersebut.

"Saat ini yang penting kompetisi berjalan dengan lancar dan setiap klub harus rukun. Saya punya keyakinan Srikandi Cup ini bisa terus ada setiap tahunnya," tutur Danny.

Seri pertama Srikandi Cup bakal berlangsung di Makassar dengan Flying Wheel sebagai tuan rumah pada 20 November 2017. Setelah Makassar, seri kedua kompetisi basket putri tersebut bakal berlangsung di Surabaya pada Januari 2018. Adapun partai final dari liga basket putri tersebut bakal berlangsung di Cirebon pada April 2018.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya