5 Pemain Spesial yang Tertutup Nama Besar Ronaldo-Messi

Nama Ronaldo dan Messi memang selalu menjadi buah bibir

oleh Liputan6.comDiterbitkan 10 November 2017, 06:48 WIB
Lionel Messi (Barcelona/kiri) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid/kanan) berjabat tangan sebelum partai El Clasico (2/4/2016). Keduanya bakal menjadi penentu musim ini bagi tim masing-masing kala berebut trofi jawara La Liga 2015-2016. (Reuters/Albert Gea

Liputan6.com, Jakarta Setiap generasi sepak bola, berbeda juga kualitasnya. Harus diakui, generasi saat ini yang dikuasai Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi merupakan terbaik sepanjang masa karena lahirnya sejumlah rekor.

Akan tetapi, harus diakui nama Ronaldo dan Messi selalu menjadi buah bibir. Hal tersebut membuat beberapa bintang spesial dari lapangan hijau lainnya seakan tersingkirkan.

Padahal, mereka tak kalah cemerlang dan acap menuai rekor pribadi. Toni Kroos contohnya. Gelandang asal Jerman itu punya rekor operan dalam jumlah terbanyak dalam satu pertandingan.

Dia merupakan pengendali Real Madrid tapi justru namanya tak seterkenal Ronaldo. Nah, selain Kroos, ada lima nama spesial lainnya andai tak ada Ronaldo dan Messi dikutip Sportskeeda:


Zlatan Ibrahimovic (Manchester United)

Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Southampton pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Jumat (19/8/2016). Ibrahimovic resmi kembali perkuat Manchester United. (EPA/Peter Powell)

Tidak ada yang bisa menyangkal aura karismatik dan gaya tertentu yang dimiliki oleh Zlatan Ibrahimovic. Ibra boleh dibilang menjadi pemain terhebat dalam generasinya.

Hal itu karena dia memiliki kemampuan untuk menghasilkan gelar di tempat mana pun ia meletakkan kakinya. Permainan yang berorientasi pada pertahanan di Serie A, teknis di La Liga atau gaya menyerang cepat Premier League, semuanya bisa ditaklukkan pemain kekar itu.

Foto dok. Liputan6.com

Sepertinya tidak ada yang meredam semangatnya untuk menaklukkan tempat kemanapun dia pergi. Dari tahun 2007 sampai 2017, Ibrahimovic telah memenangkan delapan gelar di empat negara yang berbeda.

Satu-satunya alasan yang bisa tak melengkapi kariernya adalah nasib buruknya saat memenangkan Liga Champions dan Piala Dunia. Meski Piala Dunia tidak mungkin, Zlatan masih memiliki peluang untuk memenangi Liga Champions bersama Manchester United.


Sergio Ramos (Real Madrid)

Bek Real Madrid, Sergio Ramos (tengah) dan timnya merayakan gol bunuh diri pemain Eibar, Paulo Oliveira dalam lanjutan La Liga pekan kesembilan di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (22/10). Madrid menang tiga gol tanpa balas (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Didatangkan dari Sevilla, Sergio Ramos telah terbukti menjadi bek brilian bagi Los Merengues. Ramos adalah salah satu pemain yang telah bermain di level tertinggi dalam waktu yang sangat lama.

Mengingat dekade terakhir, bek Spanyol tersebut telah memberikan kontribusi yang tak ternilai bagi keberhasilan negara dan klubnya. Ramos telah mendapatkan reputasi yang bagus untuk kualitas terbaiknya yang tangguh dan berani sepanjang kariernya.

Foto dok. Liputan6.com

Lanjut Baca:

Ramos datang ke Madrid saat ruang ganti membual sejumlah pemain besar. Namun, ia tetap tampil konstan namun terpisah dari Casillas dan Raul di sebuah klub kejam seperti Real Madrid. Setelah mengukir namanya di setiap trofi penting, bek berusia 31 tahun itu masih kuat saat Real Madrid ingin melanjutkan tahun-tahun gemilang di bawah master taktik Zinedine Zidane.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya