George Bush Senior Minta Maaf Usai Dituding Lecehkan Aktris AS

Mantan Presiden Amerika Serikat George H W Bush telah meminta maaf usai diduga melakukan aksi pelecehan seksual

oleh Rizki Akbar Hasan diperbarui 26 Okt 2017, 17:00 WIB
Mantan Presiden Bill Clinton berbincang dengan George H.W. Bush saat berada diatas panggung dalam acara konser amal di College Station, Texas (21/10). (AP Photo/LM Otero)

Liputan6.com, Washington, DC - Mantan Presiden Amerika Serikat George H W Bush meminta maaf usai diduga melakukan aksi pelecehan seksual yang dilakukannya. Maaf itu disampaikan setelah seorang aktris AS mengaku menjadi korban atas aksi tersebut.

Heather Lind mengaku, "Bush Senior telah menyentuhku dari belakang dari kursi rodanya dan mengatakan lelucon tidak senonoh saat berpose untuk foto bersama". Demikian seperti dikutip dari BBC, Kamis (27/10/2017).

Pengakuan Lind dibuat melalui postingan media sosial Instagram. Namun kini, postingan tersebut telah dihapus.

"Ia melecehkan saya secara seksual saat saya berpose untuk sebuah foto. Ia tidak menjabat tangan saya. Namun ia menyentuh saya dari belakang saat ia duduk di kursi roda dan istrinya berdiri di sebelahnya," tulis Lind.

"Ia berkelakar tak senonoh. Dan, saat berfoto kembali, saya disentuh lagi."

Seorang juru bicara untuk Bush Sr menulis dalam rilis resmi bahwa insiden tersebut diperuntukkan sebagai lelucon semata.

"Presiden Bush tidak akan -- dalam kondisi apapun -- sengaja membuat seseorang dalam keadaan takut. Ia memohon maaf jika upayanya untuk berkelakar justru menyinggung Nona Lind."

Insiden yang dimaksud terjadi dalam sebuah acara televisi 'Turn: Washington's Spies', di mana Heather Lind adalah salah satu pemeran acara tersebut.

Heather Lind menutup foto tersebut dengan hashtag #metoo, yang kerap digunakan oleh sejumlah perempuan yang telah menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual saat menceritakan kisahnya. Hashtag itu menjadi populer usai mencuatnya kasus Harvey Weinstein dan skandal pelecehan seksual di Hollywood.

"Apa yang mendorong saya adalah, saya dapat menggunakan kekuatan saya untuk mengilhami para perempuan."

"Saya bersyukur atas keberanian yang perempuan lain yang mampu berbicara dan menulis tentang penglaman mereka."

Saksikan Video di Bawah Ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya