Kalah dari Persija, Semen Padang Lemah Penyelesaian Akhir

Semen Padang dianggap mampu mengendalikan pertandingan.

oleh Risa Kosasih diperbarui 23 Okt 2017, 12:20 WIB
Semen Padang. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Bekasi - Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli merasa timnya kurang beruntung saat bertemu Persija Jakarta, Minggu (22/10/2017). Memiliki banyak peluang di depan gawang, Semen Padang menyerah 0-2 dari tuan rumah di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Syafrianto menilai pemain belakangnya kehilangan konsentrasi sebelum gol pertama terjadi. Namun, selebihnya Semen Padang dianggap mampu mengendalikan pertandingan.

"Cuma karena sedikit ada hilang fokus. Pemain saya mengira bola sudah out ternyata tidak, sehingga di belakang tidak konsentrasi," kata Syafrianto dalam jumpa pers usai pertandingan.

Tim berjuluk Kabau Sirah itu sempat kehilangan kiper utamanya, Jandia Eka Putra, karena cedera di babak kedua. Kondisi tersebut menurut Syafrianto tak mengurangi penguasaan bola Semen Padang di lini tengah.

"Saya rasa pertandingan ini cukup menarik, karena kami juga sama-sama ada peluang. Di sini kami sudah tahu kondisi Persija sehingga kami bisa mengantisipasi," ucap suksesor Nilmaizar itu.

"Kami sebetulnya lebih banyak menang di tengah. Cuma mungkin kami dapat peluang tapi tidak memanfaatkannya dengan baik," ujarnya.

Akibat kekalahan ini, Semen Padang tergusur ke zona degradasi, yakni peringkat 16. Sementara Persija sudah memangkas jarak dengan Madura United yang berada di peringkat lima klasemen dengan jarak dua poin.

"Saya rasa dengan kekalahan ini pemain-pemain saya mungkin lebih siap untuk menghadapi pertandingan home nanti," kata Syafrianto.

Saksikan video pilihan berikut:

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya